Siapbelajar.com - Pada tahun 2020 Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit oleh paparan virus Covid-19, dengan tingginya korban yang meniggal.
Hal tersebut yang membuat Indonesia menerapkan Work From Home (WFH). Dimana segala aktivitas dilakukan dari rumah untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Upaya tersebut juga berdampak kepada dunia pendidikan.
Baca Juga : Dokter yang Menyatakan Covid19 Itu Tidak Ada, Kini Sudah Tiada
Salah satu dampak dari WFH yaitu terabaikannya pendidikan
karakter di kalangan siswa, sebelumnya ketika pendidikan dilakukan di sekolah,
pendidikan karakter dilakukan dengan pengawasan langsung dari guru atau dosen. Kegiatan
yang mendukung pendidikan karakter yang efektif biasanya dilakukan secara
langsung, intensif dan bisa diukur tingkat keberhasilannya.
Banyak pro dan kontra mengenai pembelajaran secara online,
seperti yang dikatakan seorang Mahasiswa universitas Perjuangan, Muafi Zaghlul
P, “Pembelajaran Online memang enak, kita dapat mengikuti pembelajaran dari
rumah dan tidak harus ke kampus karena dapat mengurangi pengeluaran untuk
ongkos. Namun dibalik itu saya merasa kurang bisa menerima materi dikarenakan
merasa kurang fokus karena tidak adanya tatap muka,”
Jadi sebagian orang ada yang nyaman dengan pembelajaran online, dan ada juga yang merindukan pembelajaran secara tatap muka atau offline.
Baca Juga : Setelah Lama Ditunggu, Akhirnya Eril Ditemukan
Kini, usai pandemi Covid -19 mereda, aktivitas pun kembali
normal, khususnya kegiatan belajar mengajar. Banyak sekolah maupun Universitas
telah kembali membuka kegiatan belajar mengajar secara offline.
Para siswa tentunya harus kembali beradaptasi degan
kembalinya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara offline atau tatap
muka terlebih yang sudah merasa nyaman dengan pembelajaran online.
Trending
Trending
Saintek
Saintek
Ekonomi
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib