Menag: Ramadan Momentum Perkuat Persaudaraan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Religi
1680221005483_1680221027

Menag Yaqut Cholil Qoumas

SIAPBELAJAR.COM - Marhaban Ya Ramadan, selamat bulan Ramadan, selamat datang bulan penuh ampunan dan keberkahan.

Umat Islam Indonesia akan menjalankan ibadah puasa Ramadan mulai 23 Maret 2023. Saya bersyukur umat Islam Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa secara bersama. Ini menjadi simbol cerminan kebersamaan umat Islam di Indonesia dan wujud kebersamaan kita untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Mari jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah.

Ramadan menjadi kesempatan bagi kita untuk membersihkan residu-residu manusiawi, keserakahan, kesombogan, dendam, dan lainnya. Ramadan menjadi madrasah bagi kita untuk berupaya maksimal membentuk diri menjadi pribadi bertakwa.

Surat Ali Imran ayat 134 menjelaskan kepada kita tentang tiga ciri pribadi bertakwa. Pertama, memiliki kepedulian sosial. Orang bertakwa adalah mereka yang mau menafkahkan hartanya, baik dalam keadaan berkecukupan maupun dalam keadaan kesempitan (miskin), sesuai dengan kesanggupannya. Pesan Rasulullah, “Peliharalah dirimu dari api neraka meskipun dengan menyedekahkan sepotong kurma….”

Sifat kikir yang tertanam dalam hati, saatnya diberantas karena ini adalah musuh masyarakat. Umat tidak akan maju jika sifat kikir merajalela. Sifat kikir bertentangan dengan perikemanusiaan.

Ciri orang bertakwa yang kedua adalah mampu menahan amarahnya. Biasanya orang yang memperturutkan rasa amarahnya tidak dapat mengendalikan akal pikirannya. Sehingga, ia akan melakukan tindakan-tindakan kejam dan jahat. Ketika sadar, pelakunay pasti menyesali tindakan yang dilakukannya. Puasa melatih kita untuk tidak melakukan tindakan melampaui batas. Nabi berpesan, “Orang kuat bukan mereka yang dapat membanting lawannya, tapi yang dapat menahan amarahnya.”

Karakter muttaqin yang ketiga adalah mau memaafkan kesalahan orang lain. Memaafkan orang yang sebenarnya kita mampu membalasnya, adalah sifat terpuji. 

Semoga puasa kita menjadi wasilah yang mendidik kita untuk menjadi pribadi yang peduli, mampu menahan amarah, dan juga pemaaf terhadap sesama. Ketiga karakter ini sangat penting dalam merajut kerukunan umat dan mempererat persatuan bangsa.

Semoga puasa kita menjadikan diri kita menjadi pribadi yang mencintai kebaikan. Sebab, Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan. Aamiin

Tag :
Menag
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680221005483_1680221027

Religi

Menag: Ramadan Momentum Perkuat Persaudaraan

SIAPBELAJAR.COM - Marhaban Ya Ramadan, selamat bulan Ramadan, selamat datang bulan penuh ampunan dan keberkahan.Umat Islam Indonesia akan menjalankan ibadah puasa Ramadan mulai 23 Maret 2023. Saya ber
1664588876030_1664588900

Saintek

Menag Resmikan UIN KH Abdurrahman Wahid di Pekalongan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi melaunching Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Pekalongan, Jawa Tengah. Selasa (27/9/2022).Launching ditandai den
1656258051431_1656258132

Trending

PMK Tak Kunjung Reda, Kemenag Terbitkan Panduan Kegiatan Idul Adha Tahun Ini

SIAPBELAJAR.COM - Kurban merupakan salah satu ibadah pemeluk agama Islam, dengan melakukan penyembelihan hewan ternak seperti sapi, kambing dan unta untuk dipersembahkan kepada Allah.Menteri Agama (
1656245447910_1656245468

Trending

Menag Keluarkan Himbauan Panduan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban di Tengah Wabah

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, e
1653368132282_1653368159

Religi

Belum Ada Kepastian Haji, Pemerintah Siapkan Tiga Opsi

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pihaknya tetap melakukan persiapan, kendati hingga saat ini belum ada kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M dari pemerintah Arab Saud