Kunjungi UGM, Presiden Jerman Jalin Kerjasama di Bidang Geologi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

2

0

Saintek
1655632912782_1655633015

Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier kunjungi UGM

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Presiden Jerman, Frank Walter Steinmeier, Jumat (17/6). Kunjungan ini merupakan agenda untuk memantau hasil kerjasama antara UGM dengan Federal Ministry of Education and Research Germany.

Fokusnya pada bidang geologi yang telah terjalin selama 5 tahun. Doni Prakasa Eka Putra Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM menjelaskan, kerjasama terjalin dalam bentuk join research.

Melalui skema tersebut, pemerintah Jerman memberikan hibah berupa 9 alat penelitian di bidang geologi. Disampaikan Doni, secara garis besar alat-alat hasil hibah dari Jerman berfungsi optimal.

Alat tersebut berguna untuk mengidentifikasi kandungan elemen maupun mineral yang ada di dalam suatu material, baik dalam bentuk solid maupun liquid. Tak hanya itu, kata Doni, ada pula alat yang dinamai Terestrial Laser Scanner (TLS) yang mampu membaca arah geser dan retakan dari batuan dan tanah.

“Penelitian di Eropa saat ini memang memiliki teknologinya, tapi permasalahannya kan di negara seperti Indonesia. Dengan ada alat-alat di sini, mahasiswa mereka (Jerman) datang langsung ke sini, dapat langsung meneliti di UGM tanpa harus membawa batu, mineral, ataupun air untuk dibawa ke negara Jerman,” jelasnya saat ditemui di Balairung UGM, Jumat (17/6).

Baca jugaMakna Lagu Glimpse of Us Milik Joji Yang Tengah Viral Di TikTok

Sebelumnya, kerjasama ini telah terjalin sejak 2018 melalui program Get-In CICERO kepanjangan dari Geo-Campus in Indonesia for Competence in Education and Research for Organizations. Kerjasama ini terjalin antara UGM dengan Faculty of Geo-Resources and Materials Engineering, RWTH Aachen University Jerman dan juga Federal Ministry of Education dan Research Jerman.

Melalui kerja sama ini, diharapkannya dapat menjadi stimulus antusiasme dosen, peneliti, dan mahasiswa di lingkungan UGM serta dapat terjadi peningkatan kualitas akademik dan penelitian di UGM, khususnya Fakultas Teknik.

“Selain alat-alat tersebut, kerja sama ini berupa work shop, pertukaran mahasiswa dan dosen, termasuk juga melaksanakan konferensi. Kerja sama ini tidak berhenti saat ini di tahun ke-5, tetapi akan terus RWTH Aachen University dan juga UGM akan mengadakan student exchange yang lebih jauh lagi dan akan mengembangkan double degree program,” katanya. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1664336721506_1664336799

Saintek

UGM Jadi Kampus Terbaik di Program Kreatifitas Mahasiswa 2022

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai peraih pendanaan dan insentif PKM terbanyak tahun 2022.Dikutip dari la
1664122207203_1664122241

Trending

Prilly Latuconsina Bakal Jadi Dosen Tamu di UGM Pekan Depan

SIAPBELAJAR.COM- Prilly Latuconsina dijadwalkan menjadi dosen tamu di Universitas Gadjah Mada (UGM) pekan depan.Artis 25 tahun itu tergabung dalam program praktisi mengajar Kementerian Pendidikan, Keb
1664164379941_1664164488

Trending

Mahasiswa UGM Ciptakan G-Ber, Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan prototipe alat pendeteksi kekeroposan pada pohon yang diberi nama G-Ber.Alat ini dikembangkan dengan memanfaatka
1663428764488_1663428967

Saintek

Tongkat Pintar untuk Lansia dan Penyandang Tunanetra dari UGM

SIAPBELAJAR.COM- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan tongkat pintar bagi lansia dan penyandang tunanetra. Tongkat yang dinamai In-SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time
1662434166035_1662434306

Trending

Meta Luncurkan Akademi Pembelajaran Virtual di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Meta (Facebook) telah meluncurkan Meta Immersive Learning Academy (MILA) atau Akademi Pembelajaran Virtual.MILA adalah sebuah program edukasi yang akan memfasilitasi para kreator di