Tongkat Pintar untuk Lansia dan Penyandang Tunanetra dari UGM

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1663428764488_1663428967

Mahasiswa UGM Kembangkan Tongkat Pintar untuk Lansia

SIAPBELAJAR.COM- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan tongkat pintar bagi lansia dan penyandang tunanetra. Tongkat yang dinamai In-SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time Health Monitoring) ini multifungsi dengan sejumlah fitur.

In-SWALST ini dikembangkan oleh mahasiswa dari berbagai jurusan di UGM. Di antaranya, Kristian Bima Aryayudha (Elektronika dan Instrumentasi), Kenniskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer), Abdul Adzim Iftikar Mardiansjah (Teknik Mesin), Johana Gracia (Kedokteran), Yovanti Trifa Mivea (Elektronika dan Instrumentasi), Elmara Nugra Ristia (Kehutanan), dan Fatma Tiara Mahfudiani (Kehutanan).

Kristian Bima Aryayudha mengatakan ide awal mengembangkan tongkat pintar ini dari keinginan untuk membantu lansia dan penyandang tunanetra dalam kehidupan sehari-harinya.

In-SWALST merupakan sebuah terobosan baru yang dikembangkan sebagai bentuk kepedulian bagi lansia dan tuna netra. Tongkat pintar ini mempunyai banyak fungsi yang menguntungkan bagi penggunanya.

Tongkat pintar ini dikembangkan dengan sejumlah fitur penting. Salah satunya adalah sensor pendeteksi kesehatan. Sensor pendeteksi kesehatan tersebut berupa saturasi oksigen, detak jantung, dan suhu tubuh yang terhubung langsung ke website In-SWALST secara real-time.

"Melalui tongkat ini, monitoring kesehatan dapat dilakukan dengan sangat mudah dan praktis," ujar Kristian Bima Aryayudha dalam keterangan tertulis Humas UGM, Jumat (16/09/2022).

Selain itu, lansia maupun penyandang tunanetra juga akan lebih aman ketika menggunakan tongkat pintar ini. Sebab Tongkat jalan ini juga memiliki banyak fungsi proteksi bagi penggunanya.

Dia mengatakan tongkat In-SWALST akan bergetar saat terdapat obyek di depan pengguna yang berjarak sekitar 75 cm. Sehingga dapat menurunkan risiko pengguna menabrak obyek.

Tongkat pintar ini juga terintegrasi dengan sensor posisi. Sehingga ketika tongkat maupun pengguna terjatuh alarm akan berbunyi.

"Guna menekan risiko jatuh pada lansia dan tunanetra, kami mengintegrasikan sensor posisi. Sehingga saat tongkat maupun pengguna terjatuh maka alarm pada tongkat akan berbunyi sehingga orang sekitar bisa datang memberikan bantuan,” urainya.

Sementara itu, Abdul Adzim menambahkan tongkat yang diberi nama In-SWALST juga dilengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi genangan air. Sensor ini bekerja dengan menghasilkan getaran yang bisa langsung dirasakan oleh para lansia dan tuna netra.

In-SWALST juga dilengkapi dengan fitur GPS. Fitur tersebut berguna untuk mencari lokasi terakhir dari tongkat yang bisa diakses melalui website milik In- SWALST.

Selain itu, saat pengguna berada pada kondisi kurang cahaya atau gelap, lampu LED yang tersedia pada tongkat akan otomatis menyala.

Diharapkan In-SWALST dapat menjadi salah satu alat kesehatan yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan para lansia dan tunanetra. Tim berharap ke depan tongkat In-SWALST bisa terintegrasi dengan pihak rumah sakit dalam hal monitoring kesehatan pasien lansia dan tunanetra.

"Kami juga berharap dengan terealisasikannya PKM-KC ini, In-SWALST dapat berguna dan memudahkan para lansia dan  tuna netra dalam menjalani kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Tag :
ugm
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1664336721506_1664336799

Saintek

UGM Jadi Kampus Terbaik di Program Kreatifitas Mahasiswa 2022

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai peraih pendanaan dan insentif PKM terbanyak tahun 2022.Dikutip dari la
1664122207203_1664122241

Trending

Prilly Latuconsina Bakal Jadi Dosen Tamu di UGM Pekan Depan

SIAPBELAJAR.COM- Prilly Latuconsina dijadwalkan menjadi dosen tamu di Universitas Gadjah Mada (UGM) pekan depan.Artis 25 tahun itu tergabung dalam program praktisi mengajar Kementerian Pendidikan, Keb
1664164379941_1664164488

Trending

Mahasiswa UGM Ciptakan G-Ber, Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan prototipe alat pendeteksi kekeroposan pada pohon yang diberi nama G-Ber.Alat ini dikembangkan dengan memanfaatka
1663428764488_1663428967

Saintek

Tongkat Pintar untuk Lansia dan Penyandang Tunanetra dari UGM

SIAPBELAJAR.COM- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan tongkat pintar bagi lansia dan penyandang tunanetra. Tongkat yang dinamai In-SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time
1662434166035_1662434306

Trending

Meta Luncurkan Akademi Pembelajaran Virtual di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Meta (Facebook) telah meluncurkan Meta Immersive Learning Academy (MILA) atau Akademi Pembelajaran Virtual.MILA adalah sebuah program edukasi yang akan memfasilitasi para kreator di