Generasi Milenial Harus Jadi Agen Perubahan;, Punya Tiga Aset Penting

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1655711037479_1655711048

Ilustrasi – Anak-anak muda sekarang mempunyai kemampuan lebih baik, terutama dalam penguasaan teknologi

SIAPBELAJAR.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengajak generasi milenial dan Z menjadi agen perubahan. Ada tiga aset penting yang dimiliki anak-anak muda saat ini. Apalagi jumlah mereka mencapai 55 persen dari total penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa.

Tiga aset penting itu, pertama, kreativitas melalui penciptaan ide-ide kreatif di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan. Kedua, kekayaan intelektual sebagai pembentuk nilai kreasi. Ketiga, adanya kemampuan wirausaha yang lebih unik dibandingkan generasi sebelumnya.

“Hal itu ditandai dengan munculnya keberanian dalam mengambil keputusan berisiko tinggi tetapi tetap memberi keuntungan serta lebih proaktif. Indonesia butuh anak-anak muda seperti itu,” tandas Sandi dalam pertemuan Pre-Summit 4 Y20 Indonesia bertajuk Diversity and Inclusion yang diadakan secara hibrida di Manokwari, Papua Barat, 18-19 Juni 2022.

Baca jugaUkraina akan Melarang Buku dan Musik Rusia di Media dan Ruang Publik

Kuasai Teknologi

Dalam acara yang merupakan Side Event dari rangkaian Presidensi G20 Indonesia itu, juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali yang diwakili Asisten Deputi Bidang Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Wisler Manalu.

Dalam sambutannya Menpora menyatakan, pendidikan inklusif dan ekonomi kreatif menjadi dua hal penting yang harus dilakukan. Menurutnya, berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas SDM generasi muda menjadi cara paling ampuh untuk mencapai pembangunan sosial.

Hal senada disampaikan Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid. Ia menyoroti pentingnya peran anak muda sebagai penentu pembangunan sosial. Apalagi saat ini dunia sudah sangat bergantung kepada kehadiran anak-anak muda, karena mempunyai kemampuan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam penguasaan teknologi.

Namun ia mengingatkan sejumlah tantangan yang sedang dihadapi anak-anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Seperti meningkatnya kasus kekerasan seksual dan perundungan di sekolah serta lingkungan masyarakat.

Situasi seperti itu membuat sekolah dianggap sebagai tempat yang tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi mereka. “Semestinya sekolah menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya, dan menetaskan ide-ide kreatif mereka di samping mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat," tandas Yenny.

Ia mengajak anak-anak muda memanfaatkan ruang-ruang yang tersedia untuk berkumpul, menciptakan suasana yang aman dan nyaman sehingga dapat dihasilkan pemikiran-pemikiran berkualitas. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1691570595742_1691570603

Saintek

OPPO RENO 10 5G: Smartphone Canggih dengan Layar AMOLED dan Kamera Telefoto

Mediana.id - OPPO RENO 10 5G adalah salah satu smartphone terbaru dari OPPO yang diluncurkan pada bulan Juli 2023. Smartphone ini menawarkan spesifikasi dan fitur yang menarik, seperti layar AMOLED be
1691377596538_1691377618

Saintek

Berkenalan dengan UI Design

Mediana.id - Untuk orang yang baru menjelajah dunia User Interface Design!Tulisan ini akan membahas tentang apa itu UI Design, Fungsi dan UI Design dalam Kehidupan Sehari-hari.Sebelum ke bahasan utama
1690769171698_1690769208

Saintek

The Social Network: Kisah Hebat di Balik Jejak Sosial Media yang Membuat Sejarah

Mediana.id - Film adalah salah satu bentuk seni yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Melalui film, kita dapat merasakan beragam emosi dan mengalami petualangan yang mengesank
images_1686809826

Saintek

5 Cara Menarik Menggunakan Chat GPT

Mediana.id - Chat GPT adalah sebuah teknologi yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan mesin yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan teks yang relevan dan kreatif. Chat GPT bisa
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3