Menanti Fenomena Langit di Bulan Juni – Juli, Ada Apa?

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

1

0

Saintek
1655712914435_1655712923

Ilustrasi - Bulan Baru Stroberi terjadi setiap sembilan tahun sekali, sehingga akan terjadi kembali pada 2031 dan 2040

SIAPBELAJAR.COM – Pertengahan Bulan Juli hingga Juni nanti kita bakal disuguhkan pemandangan indah di langit malam hari. Ada tiga fenomena antariksa yang terbilang langka, sehingga sayang jika dilewatkan. Kejadiannya di rentang waktu antara 14 Juni hingga 14 Juli 2022.

Ketiga fenomena itu adalah Purnama Stroberi Super atau Full Strawberry Supermoon, Bulan Baru Stroberi Mikro (New Strawberry Supermoon), dan Purnama Rusa Super (Full Buck Supermoon). Namun, untuk yang Purnama Stroberi Super sudah terjadi pada 14 Juni kemarin.

Tapi jangan khawatir, karena masih ada dua fenomena lagi yang belum muncul, yakni Bulan Baru Stroberi Mikro dan Purnama Rusa Super. Diprediksi, Bulan Baru Stroberi Mikro akan terjadi pada 29 Juni 2022, pukul 09.52 WIB, dan Purnama Rusa Super akan terjadi pada 14 Juli 2022, pukul 01.57 WIB pada jarak 357.418 km.

Baca juga: Ukraina akan Melarang Buku dan Musik Rusia di Media dan Ruang Publik

Lantas, kenapa diberi nama stroberi? Sebenarnya, itu merupakan definisi yang dipakai untuk fase bulan baru. Hal itu berpijak pada Almanak Petani Tua (The Old Farmer's Almanac), sebuah buku astronomi yang diterbitkan setiap tahunnya oleh Old Farmer's Almanac sejak 1792 silam.

Lembaga tersebut mempunyai istilah tersendiri untuk menamai purnama yang terjadi tiap bulannya sebagai penanda musim dan perilaku hewan yang timbul pada musim-musim tertentu bagi penduduk di Amerika Serikat. Misalnya, tiap Juni merupakan awal bagi musim buah stroberi dan memasuki Juli, tanduk rusa jantan muda mulai tumbuh.

Peneliti Pusat Riset Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang, menjelaskan, penyebab sebenarnya purnama kali ini menjadi istimewa, karena bertepatan dengan Bulan Purnama Super (Full Supermoon) atau yang secara teknis disebut Purnama Perige (Perigeal Full Moon).

Sedangkan untuk Bulan Baru Stroberi bertepatan dengan Bulan Baru Mikro (New Micromoon) atau Bulan Baru Apoge (Apogeal New Moon). “Bulan Baru Mikro kali ini diapit oleh dua Bulan Purnama Super yang terjadi pada dua bulan berturut-turut. Fenomena ini terakhir kali terjadi pada 2004 dan 2013. Bisa dikatakan fenomena ini terjadi setiap sembilan tahun sekali. Fenomena ini akan terjadi kembali pada 2031 dan 2040,” papar Andi.

Bisa Diamati Tanpa Alat Optik

Andi menerangkan, Bulan Baru Stroberi Mikro tidak dapat disaksikan sebelum matahari terbit. Ini dikarenakan terbitnya yang lebih lambat dibandingkan matahari dan permukaan bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari sehingga tampak gelap.

“Untuk menyaksikan fenomena ini, masyarakat cukup mengarahkan pandangan sesuai arah terbit hingga terbenamnya bulan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Fenomena ini bisa diamati tanpa perlu bantuan alat optik apapun, kecuali jika ingin mengabadikannya dalam bentuk foto ataupun video,” jelasnya.

Seperti pada fase bulan baru pada umumnya, Purnama Stroberi Super, Bulan Baru Stroberi Mikro, maupun Purnama Rusa Super dapat menimbulkan pasang laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Karenanya, nelayan disarankan tidak melaut di dua hari sebelum dan dua hari sesudah puncak fenomena tersebut. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

Fakta unik bulan_1686722167

Saintek

11 Fakta Menarik Tentang Bulan

Mediana.id -  Kali ini kita akan membahas mengenai beberapa fakta menarik tentang Bulan, satu-satunya satelit alami planet Bumi yang selalu menerangi malam-malam yang gelap.Selain menjadi satelit
1655712914435_1655712923

Saintek

Menanti Fenomena Langit di Bulan Juni – Juli, Ada Apa?

SIAPBELAJAR.COM – Pertengahan Bulan Juli hingga Juni nanti kita bakal disuguhkan pemandangan indah di langit malam hari. Ada tiga fenomena antariksa yang terbilang langka, sehingga sayang jika dil
1655113705348_1655113756

Saintek

Indonesia Akan Mengalami Fenomena Alam Langka yang Akan Terjadi Pada 14 Juni – 14 Juli 2022

SIAPBELAJAR.COM - Dalam waktu dekat ini, masyarakat indonesia akan mengalami 3 fenomena alam yang akan terjadi pada 14 Juni – 14 Juli 2022.Yang akan kita lihat ini yaitu  Purnama Rusa Super, P