Diterima di sekolah pilihan kedua tetap sama. Setiap sekolah berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik
SIAPBELAJAR.COM – Penerimaan
Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat telah diumumkan pada
Senin (20/6) kemarin. Dari 286.716 peserta didik yang mendaftar, sebanyak
153.555 diterima atau lolos di tahap pertama.
“Pendaftar terbanyak berasal dari
wilayah Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III (Kabupaten dan Kota Bekasi)
dengan total 40.706 pendaftar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi
Supandi, di SMAN 8 Bekasi, Kota Bekasi, Rabu (22/6).
Dedi menilai, pelaksanaan PPDB
tahap 1 berjalan lebih kondusif dari tahun-tahun sebelumnya. Ia mendorong
seluruh kepala sekolah tetap kompak dan saling berkomunikasi. Dalam kesempatan
tersebut, Kadisdik meninjau pelaksanaan daftar ulang hari kedua di SMAN 8
Bekasi.
Ketua Panitia PPDB SMAN 8 Bekasi,
Karnadi, menjelaskan, sesi pendaftaran di sekolah terpantau lancar dan
terkendali. Pihaknya menyiapkan ruang informasi dan fasilitas komputer untuk
mengunggah data.
Selain itu, pihaknya pun melakukan jemput bola jika masih ada peserta didik yang belum melakukan daftar ulang.
“Jika pukul 14.00 WIB masih belum datang, kita telepon mereka (untuk daftar ulang) sampai pukul 20.00 WIB. Jadi, kita melakukan komunikasi,” tuturnya.
Baca juga: Cagar Budaya Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Jaktim Terbengkalai
Pilihan Kedua Tetap Anugerah
Sementara itu, Kepala SMAN 26
Bandung, Lia Aprilina, mengatakan, pada seleksi PPDB tahap 1 ini, tak sedikit
peserta didik yang diterima di sekolah pilihan kedua. Lia pun mengimbau peserta
didik yang diterima di sekolah pilihan kedua agar tidak menyia-nyiakan
kesempatan.
"Diterima di pilihan kedua
itu juga anugerah, suatu kesempatan luar biasa yang jangan disia-siakan.
Karena, setiap sekolah akan memberikan yang terbaik kepada peserta
didiknya," tandasnya.
Sekolah, tambahnya, selalu berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi para siswanya.
"Tugas kami adalah memfasilitasi mereka lewat proses pembelajaran,
mengembangkan potensi minat bakatnya di bidang yang sesuai. Semua siswa
memiliki hak yang sama," tegas Lia. ***
Saintek
Saintek
Saintek
Trending
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib