Bahas Uang Kuliah Yuk

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656117643393_1656117771

Student Ilustration

SIAPBELAJAR.COM - Sebagian besar di antara kamu akan melanjutkan kuliah setelah lulus sekolah nanti kan? Kira-kira, mau kuliah di mana? Apakah universitas negeri atau swasta? Apa pun pilihannya, pastikan itu kampus yang tepat untukmu. 

Selain menentukan tempat kuliah, satu hal lain yang perlu kamu persiapkan yaitu biaya kuliah.

Bahkan, hal ini seringkali menjadi persoalan banyak calon maba. Maka dari itu, penting sekali mengetahui rincian biaya kuliah sedini mungkin sebelum daftar universitas negeri maupun swasta. 

Mungkin kamu sering mendengar bahwa biaya kuliah tidak murah. Sebenarnya, biaya tersebut terdiri dari apa saja sih? 

Sebelum bahas lebih dalam, kamu harus tahu, biasanya saat kamu lolos PTN, biasanya akan ada 2 biaya kuliah, yaitu uang pangkal dan uang kuliah tunggal.

Baca juga: Mendikbudristek Membuka Program PembaTIK dan KIHAJAR STEM 2022

Biar lebih jelas, yuk, kita bahas satu per satu biaya untuk kuliah.

Uang Pangkal

Uang pangkal itu apa? Uang pangkal adalah biaya masuk perkuliahan yang dibayarkan satu kali di awal kuliah. Biaya kuliah ini cenderung diterapkan di kampus swasta. Sering disebut juga sebagai Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI). Kalau di PTN, kamu tidak perlu membayar uang pangkal ketika diterima lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Namun, berbeda ketika kamu mendaftar jalur Mandiri PTN, biasanya akan ada biaya awal masuk semacam uang pangkal yang harus kamu bayar. 

Kenapa Uang Pangkal Mahal

Nominal uang pangkal biasanya tidak murah, karena biaya operasional perguruan tinggi ditanggung juga oleh universitas itu sendiri, tidak 100% oleh pemerintah. Tapi, tidak semua PTN menerapkan uang pangkal  dan uang pangkal bisa berbeda tiap universitas dan jurusan.

UKT 

Komponen biaya kuliah ini identik dengan kampus negeri di Indonesia. Setelah dinyatakan lolos PTN, kamu akan diminta membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Biaya kuliah ini tidak hanya dibayar satu kali seperti uang pangkal, melainkan per semester sampai kamu lulus kuliah.

Penerapan UKT. tergantung kampus yang kamu tuju. Berapa biaya kuliah per semesternya sesuai kebijakan masing-masing kampus. 

Kalau UKT dihitung berdasarkan prinsip berkeadilan dengan mempertimbangkan kemampuan tiap mahasiswa. Biasanya, UKT dipisahkan menjadi beberapa golongan, tinggal ditentukan saja kemampuan keluarga kamu nantinya masuk ke golongan mana.

Kenapa UKT Berbeda

Karena UKT memiliki sistem subsidi silang, mahasiswa yang memiliki UKT lebih tinggi dapat membantu mahasiswa dengan UKT lebih rendah, sehingga rata. UKT bermanfaat menekan biaya perkuliahan, sehingga mahasiswa dengan ekonomi menengah tetap bisa berkuliah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686369619412_1686369650

Share and Care

Tips Tetap Produktif di Akhir Pekan

Mediana.id- Akhir pekan adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Setelah bekerja keras selama lima hari, akhir pekan adalah kesempatan untuk bersantai, bersenang-senang, dan menikmati hidu
1661908160021_1661908171

Saintek

Pelajar di Labuhanbatu Tanamkan Kebiasaan Produktif Sejak Dini

SIAPBELAJAR.COM - Menabung sejak dini turut menanamkan kebiasaan produktif dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan. Menabung sejak dini merupakan suatu
1660722674622_1660722684

Ekonomi

Surplus yang Diperoleh Universitas Kanada Mencapai Rp 101,7 Triliun

SIAPBELAJAR.COM - Menurut Statistics Canada, sebuah lembaga pemerintah Kanada melaporkan bahwa surplus Universitas Kanada mencapai total $7,3 miliar atau sekitar Rp 107,7 triliun dari biaya kuliah
1660640465553_1660640474

Ekonomi

Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 sebesar 5,3 persen, dan akan berupaya maksimal dalam menjaga keberlanjutan penguatan ekonomi nasional.Presiden Jo
1659922153262_1659922147

Saintek

Peran Universitas di Australia Dalam Mengangkat Produktivitas Bangsa

SIAPBELAJAR.COM - Komisi Produktivitas Pemerintah Australia telah merilis laporan sementara yang menurutnya universitas memiliki peran kunci dalam menangani masalah produktivitas negara.Universitas