SIAPBELAJAR.COM - Komisi
Produktivitas Pemerintah Australia telah merilis laporan sementara yang
menurutnya universitas memiliki peran kunci dalam menangani masalah
produktivitas negara.
Universitas Australia
menyambut baik laporan tersebut dengan mengatakan bahwa produktivitas sangat
penting untuk masa depan Australia yang lebih cerah.
Menyusul rilis laporan
tersebut, Kepala Eksekutif Universitas Australia, Catriona Jackson mengatakan
bahwa universitas menghasilkan lulusan berketerampilan tinggi serta
menghasilkan inovasi teknologi dan sosial yang dibutuhkan negara untuk
meningkatkan produktivitas.
“Universitas merupakan
bagian integral dari keempat bidang fokus kebijakan yang diidentifikasi oleh
Komisi Produktivitas, diantaranya adalah inovasi, ide dan proses baru; data,
teknologi digital, dan keamanan siber; lingkungan bisnis yang ramah
produktivitas; serta tenaga kerja yang terampil dan terdidik” kata Jackson.
Dia pun menjelaskan
bahwa saat ini masyarakat di Australia terus berjuang di tengah meningkatnya
inflasi karena pertumbuhan produktivitas yang lambat.
Peran Universitas dalam Membangun Tenaga Kerja dan Keuntungan Ekonomi
Jackson lebih lanjut
mengatakan bahwa universitas membantu dalam membangun tenaga kerja masa depan
dengan memberdayakan bisnis.
“Universitas juga memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan. Untuk setiap dolar yang diinvestasikan dalam penelitian dan pengajaran, $5 atau sekitar Rp 74 ribu dan $3 atau sekitar Rp 44 ribu dikembalikan ke ekonomi” kata Jackson.
Menurutnya, salah satu cara yang terbukti untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan memperkuat kerja sama antara industri dan sektor universitas. Dia menambahkan bahwa data yang tersedia juga menunjukkan terdapat pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan investasi R&D Australia.
“Kami juga mencatat
refleksi laporan tentang persyaratan ekonomi modern dan kami setuju bahwa
pengajaran berkualitas di universitas merupakan bagian integral dari pencapaian
produktivitas yang besar,” katanya.
Eksplorasi Reformasi
Produktivitas
Laporan yang dirilis
pada 3 Agustus tersebut menawarkan konteks produktivitas yang luas untuk
mengeksplorasi lebih banyak reformasi produktivitas.
Dalam pengajuannya ke
Komisi Produktivitas pada awal tahun ini, Universitas Australia mengatakan
bahwa ekonomi negaranya dapat tumbuh sebesar $24 miliar atau sekitar Rp 358 triliun dalam sepuluh tahun
jika ada investasi sebesar 1% dalam penelitian.
Menurut pengajuan,
investasi di universitas Australia juga merupakan investasi bagi masa depan
Australia.
Peningkatan Pengeluaran untuk Penelitian dan
Mengenai Sistem Pendidikan Australia
Setelah Biro Statistik
Australia atau Australian Bureau of
Statistics (ABS) mengindikasikan bahwa universitas di Australia
meningkatkan pengeluaran untuk penelitian, dari $12,2 miliar atau sekitar Rp 182 triliun pada tahun 2018
menjadi $12,7 miliar atau sekitar Rp 189 triliun pada tahun 2020. Wakil Kepala Eksekutif Universitas
Australia, Peter Chesworth mengatakan bahwa melalui penelitian, universitas
dapat memecahkan tantangan terbesar bangsa.
Australia memiliki
salah satu sistem pendidikan tinggi terbaik di dunia. Sebanyak tujuh
universitas Australia masuk dalam peringkat universitas terbaik sepanjang masa.
Di Australia, hak siswa dan kualitas pendidikan dilindungi oleh undang-undang
negara.
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib