SIAPBELAJAR.COM - Dinas Pendidikan Kota Kediri mengadakan
simak Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Jenjang PAUD, di Aula Ki Hajar
Dewantara, Kediri pada Jumat (24/6/2022).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengatakan,
Kegiatan ini dikuti sebanyak 135 orang Guru, diantaranya terdiri dari Guru PAUD,
Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan satuan PAUD Sejenis
(SPS).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada
seluruh guru non formal terkait pemetaan dan rancangan implementasi Kurikulum
Merdeka Belajar untuk siswa usia dini.
Baca Juga: 552 Santri Dinyatakan Lolos Seleksi di PerguruanTinggi
“Sebagaimana kita ketahui Kurikulum Merdeka merupakan
kurikulum baru yang diluncurkan oleh Mas Menteri pada tanggal 18 Februari 2022.
Untuk menindaklanjuti ini maka diperlukan sosialisasi agar para guru lebih
paham,” ucap Siswanto.
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara kurikulum 13
dengan kurikulum Merdeka. Pada Kurikulum Merdeka terdapat lebih penekanan
terhadap siswa untuk menguatkan profil pelajar Pancasila.
Nantinya siswa akan dibiasakan untuk pembelajaran kelompok
dan sentral sejak PAUD supaya dapat lebih meningkatkan pola belajar dan
pemahaman kedepannya.
“Yang kita munculkan ke fisik motoriknya, nilai agama dan moral (NAM), dan bahasanya. Sekarang sudah seperti itu, cuma di kurikulum merdeka belajar lebih spesifik lagi,” jelasnya.
Ia juga mencontohkan implementasi penguatan profil Pancasila
dalam jenjang PAUD dilakukan dengan mengenalkan Garuda Pancasila sebagai
lambang negara, Bendera Merah Putih, serta sila-sila dalam Pancasila.
Mungkin anak-anak sudah hapal butir-butir Pancasila, namun belum
kita pahamkam secara detail tentang nilai-nilai pancasila secara sederhana
kepada siswa seperti nilai gotong royong, kesatuan, dan yang lainnnya.
Baca Juga: Info Beasiswa Unggulan 2022
Guru akan dituntut untuk bisa menerapkannya, jadi lebih
belajar dengan hati kepada anak-anak. Menyiasati bagaimana caranya membentuk
karakter, pembiasaan, dan pemahaman nilai-nilai Pancasila. Dan sekarang ini
penerapan nilai-nilai Pancasila akan lebih di fokuskan lagi.
Melalui pengaplikasian Kurikulum ini di jenjang PAUD,
Siswanto berharap agar kualitas pembelajaran di Indonesia, khususnya Kota
Kediri akan semakin baik sehingga mampu melahirkan generasi muda berjiwa Pancasila.
Selain sosialisasi kepada guru, pihaknya juga akan memberikan
pemahaman kepada orang tua/wali murid bahwa dalam Kurikulum Merdeka belajar ini
anak tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tapi para guru juga akan
menggali potensi pada anak yang mungkin masih terpendam.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib