SIAPBELAJAR.COM - Universitas Inggris, yang mewakili universitas di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara telah mengumumkan bahwa 71 kemitraan antara universitas di Ukraina dan Inggris telah terjalin.
Pemerintah Inggris akan memberikan £190,000 (Rp 3.423.268.000) untuk program Universitas Internasional Inggris yang cocok dengan universitas di Inggris dan Ukraina.
Universitas-universitas Inggris akan berkolaborasi dengan rekan-rekan Ukraina mereka selama minimal lima tahun.
Pemerintah telah mengumumkan bahwa sebanyak 61 universitas Ukraina lainnya sedang mencari cara untuk menjalin kerjasama dengan institusi Inggris.
Pemerintah juga menekankan bahwa minat internasional tersebut telah dicatat di Irlandia, AS, Kanada, dan Eropa.
Pada kesempatan ini, Direktur Universitias UK International,
Vivienne Stern mengatakan bahwa ini merupakan komitmen jangka panjang yang
sangat penting dan merupakan solidaritas antar institusi pendidikan tinggi di
kedua negara yang sangat luar biasa.
“Kami senang bahwa pemerintah memberikan bobotnya di balik skema luar biasa ini, di mana 79 universitas Inggris telah bekerja sama dengan universitas Ukraina untuk membantu mereka terus beroperasi, membantu mereka mengajar dari jarak jauh, menampung staf dan mahasiswa mereka di kampus-kampus Inggris, menyediakan akses dan peralatan perpustakaan, serta mendukung kelanjutan kegiatan penelitian Ukraina” kata Stern.
Apresiasi Keputusan Pemerintah Inggris
Sementara itu, Menteri Sains dan Pendidikan Ukraina Serhii Shkarlet menyampaikan apresiasi atas keputusan pemerintah Inggris untuk memperluas Peneliti di Risk Fellowship Program.
Researchers at Risk, yang diluncurkan pada bulan Maret, telah menerima dukungan sebesar £3 juta atau sekitar Rp54 miliar. Di bawah program ini, lebih dari 130 akademisi dari Ukraina akan didukung dan diizinkan untuk datang ke Inggris.
“Saya percaya bahwa kolaborasi semacam ini akan memperkuat kerja sama antara negara kita di bidang pendidikan dan sains secara signifikan” kata Shkarlet.
Tentang Kemitraan
Skema kembaran ini diluncurkan oleh Cormack Consultancy Group (CCG) dan Universities UK International (UUKi). Kemitraan yang disepakati akan memberikan bantuan berikut:
1. Membantu membangun kembali kampus universitas Ukraina
yang hancur akibat perang.
2. Mengakui penghargaan sehingga siswa Ukraina yang
berbahasa Inggris dapat melanjutkan kursus online dari universitas di Inggris
yang diperhitungkan dalam gelar akhir mereka.
3. Memungkinkan untuk melanjutkan pengajaran dan penelitian
bahasa Ukraina di laboratorium dan ruang kelas Inggris.
4. Memfasilitasi berbagai sumber daya akademik, termasuk
perpustakaan dan peralatan teknis.
5. Memberikan dukungan kesehatan mental, terutama untuk staf
dan siswa Ukraina yang mengalami Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) akibat perang.
6. Mengizinkan siswa dari Ukraina untuk mengejar pelajaran yang mereka lewatkan di sekolah musim panas di institusi Inggris.
Menurut Universitas Inggris skema tersebut memastikan bahwa
universitas Ukraina akan membangun kembali dan muncul lebih kuat setelah
perang.
Sampai saat ini, 24 kemitraan baru antar universitas telah dikonfirmasi
sehingga jumlahnya menjadi 71, sedangkan delapan kemitraan hampir
menandatangani perjanjian formal.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib