SIAPBELAJAR.COM - Universities and Colleges Admissions Service
(UCAS), layanan penerimaan bersama Inggris untuk Pendidikan Tinggi telah mengungkapkan
bahwa jumlah siswa Nigeria dan India yang mendaftar untuk program sarjana di Universitas
Inggris telah meningkat, sementara jumlah pendaftar dari China telah turun sebesar
4,2%.
Menurut data UCAS yang
baru, secara keseluruhan jumlah pendaftaran siswa internasional ke universitas
di Inggris melalui UCAS telah meningkat sebesar 3%. Pertumbuhan ini didorong
oleh pendaftar dari Nigeria, India, dan Amerika Serikat.
Peningkatan terbesar sebesar
23,1% tercatat pada jumlah pendaftar Nigeria, diikuti oleh peningkatan sebesar 9,8%
pada jumlah pendaftar Amerika Serikat dan kenaikan sebesar 5,4% pada jumlah
pendaftar dari India.
Permintaan yang Belum Pernah Terjadi
Mengomentari hasil
tersebut, Kepala Eksekutif UCAS, Clare Marchant mengatakan bahwa ada permintaan
yang belum pernah terjadi sebelumnya dari para siswa untuk mendaftar ke program
sarjana di universitas-universitas Inggris. Dengan demikian, sedikit perubahan
dalam jumlah pendaftar dapat diharapkan, terutama di bidang keperawatan dan
kesehatan yang permintaannya tinggi karena siswa menganggap profesi ini
penting, terutama setelah adanya pandemi Covid-19.
“Selama lima tahun
terakhir, jumlah pendaftar berusia 18 tahun di Inggris telah meningkat sebesar
17,4% dan kami mengantisipasi peningkatan ini akan berlanjut selama sisa dekade
ini berdasarkan populasi berusia 18 tahun yang meningkat serta daya tarik global
Pendidikan Tinggi Inggris yang terus berlanjut” kata Marchant.
Biaya Hidup
Marchant juga menyoroti
studi UCAS yang menemukan bahwa biaya hidup di Inggris berdampak pada keputusan
ketika memilih program studi/jurusan, sehingga mereka mengevaluasi kembali
pilihannya berdasarkan nilai dan prospek karir masa depan. Terdapat peningkatan
permintaan untuk program studi yang dianggap baik oleh siswa untuk karir masa
depan mereka, seperti komputasi dan hukum.
Jumlah Siswa Berusia 18 Tahun yang Mendaftar ke
Universitas
UCAS juga mengungkapkan
bahwa jumlah siswa berusia 18 tahun yang mendaftar ke universitas di Inggris merupakan
rekor tertinggi kedua dengan total pendaftar sebanyak 314.660 siswa. Jumlah tersebut
mengalami penurunan dari tahun lalu dengan total sebanyak 320.420 siswa, namun
meningkat dari 275.300 pendaftar pada Januari
2020 sebelum pandemi Covid-19.
“Hal ini tercermin dari
jumlah total pendaftar dari semua usia dan domisili dibandingkan tahun lalu. Pada
tahun ini jumlahnya sebanyak 596.590 pendaftar, turun dari 610.720 pada tahun
2022 (-2,3%) namun lebih tinggi dari 568.330 pada tahun 2020 (+5,0%),” kata UCAS
dalam siaran pers yang dikeluarkan pada 9 Februari 2023.
Per siswa dari Uni
Eropa, angka dari Badan Statistik Pendidikan Tinggi (HESA) telah menunjukkan
bahwa jumlah siswa telah turun lebih dari setengahnya sejak penarikan Inggris
dari Uni Eropa pada tahun 2020. Secara total, sebanyak 120.140 siswa dari Uni
Eropa kuliah di universitas Inggris pada tahun akademik 2021/2022.
Saintek
Saintek
Seniraga
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib