SIAPBELAJAR.COM- Apple telah mengumumkan fitur keamanan baru untuk melindungi pengguna dari serangan cyber spyware, namanya Lockdown Mode.
Lockdown Mode akan tersedia pada musim gugur dengan sistem operasi berikutnya di semua perusahaan iPhone, iPad dan Mac.
Pengaturan tersebut akan memblokir
fungsi tertentu dan mencegah pengguna yang tidak dikenal untuk menelepon.
Hal tersebut dilakukan setelah perangkat Apple milik aktivis, politisi dan jurnalis terinfeksi spyware.
Spyware Pegasus NSO Group
Apple saat ini menggugat perusahaan spyware Israel NSO Group dan menuduhnya menargetkan korban di 150 negara berbeda dengan spyware Pegasus yang kuat.
Perangkat lunak perusahaan dapat menginfeksi perangkat iPhone dan Android serta memungkinkan operator mengekstrak pesan, foto, email, merekam panggilan dan secara diam-diam mengaktifkan mikrofon dan kamera.
NSO Group mengatakan bahwa alatnya dibuat untuk menargetkan teroris dan penjahat. Mereka bersikeras bahwa alatnya hanya memasok Pegasus ke militer, penegak hukum dan badan intelijen dari negara-negara dengan catatan hak asasi manusia yang baik.
Mendapat Kritik
Ketika tingkat dugaan pengawasan terungkap pada bulan Juli lalu, Apple menghadapi kritik dari pakar privasi dan keamanan karena tidak melindungi penggunanya.
Perlindungan Lockdown Mode
Sekarang perusahaan merilis Lockdown Mode sebagai fitur keamanan yang lebih luas yang diklaim dapat melindungi perangkat dari semua spyware yang saat ini dikenal di pasaran.
Lockdown Mode akan mencakup perlindungan berikut ini:
1. Pesan: Sebagian
besar jenis lampiran pesan selain gambar akan diblokir. Beberapa fitur seperti
pratinjau tautan akan dinonaktifkan.
2. Web Browsing:
Teknologi web tertentu yang kompleks, seperti JavaScript just-in-time, akan dinonaktifkan
kecuali pengguna mengecualikan situs tepercaya.
3. Panggilan: Undangan
masuk termasuk panggilan FaceTime dari orang asing yang belum dikenali pengguna
sebelumnya akan diblokir.
4. Koneksi kabel/wired connection dengan komputer atau aksesori akan diblokir saat iPhone terkunci.
Tersedia untuk Semua Pengguna
Saat diluncurkan, Lockdown
Mode akan tersedia untuk semua pengguna di pengaturan perangkat, tetapi Apple
menyarankan agar fitur tersebut hanya diaktifkan jika seseorang berisiko
terkena apa yang disebut sebagai 'serangan spyware bayaran', misalnya
seorang jurnalis atau pemimpin oposisi dalam rezim yang represif.
"Sementara
sebagian besar pengguna tidak akan pernah menjadi korban serangan siber yang
sangat ditargetkan, kami akan bekerja tanpa lelah untuk melindungi sejumlah
kecil pengguna yang menjadi korbannya," kata Ivan Krstić selaku Kepala Teknik
Keamanan Apple.
Saintek
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib