SIAPBELAJAR.COM -
Istilah Malware atau malicious software merujuk pada perangkat lunak (software)
berbahaya yang biasanya dibuat untuk melakukan aksi kriminal.
Malware biasanya digunakan oleh cybercriminal (penjahat
dunia maya) untuk mencuri data, menyebabkan kekacauan, dan merusak perangkat.
Data-data yang dicuri bisa berupa data kartu kredit, catatan kesehatan, email dan kata sandi pribadi, identitas pribadi, bahkan menambang bitcoin atau mata uang kripto lainnya.
Tanda-tanda HP
terserang Malware
1. Gosh Touch
Gosh Touch adalah kondisi di mana layar HP milikmu bergerak
atau bahkan membuka suatu aplikasi secara random tanpa kamu menekannya. Gosh
Touch ini tidak selalu dapat diidentifikasi sebagai virus yang ada pada HP,
sebab bisa jadi layar HP kamu mengalami kerusakan. Namun kamu tetap perlu
mewaspadai akan adanya virus yang mengakibatkan Gosh Touch.
2. Muncul banyak
iklan yang mengganggu
Awalnya di HP kamu tidak terdapat banyak iklan, namun
tiba-tiba setelah menginstal aplikasi atau mendownload data dari sumber yang
tidak terpercaya jadi sebaliknya? HP kamu pun berubah jadi menampilkan banyak
iklan yang mengganggu?
Kamu dapat mencurigai bahwa hal itu disebabkan oleh virus
yang menyerang HP milikmu. Beberapa virus yang menyerang HP memberikan iklan
yang mungkin saja dapat kamu klik secara tidak sengaja dan mengakibatkan HP
milikmu bermasalah atau kemungkinan paling mengerikan adalah peretasan data.
3. Baterai terasa
lebih boros dari biasanya
Tidak hanya menyerang data, virus juga memengaruhi konsumsi
baterai pada HP kamu. Jika sebelumnya HP kamu memiliki daya tahan baterai yang
tinggi, namun setelah kamu menginstal aplikasi dari sumber kurang terpercaya HP
kamu menjadi boros baterai, bisa jadi itu merupakan salah satu indikator adanya
virus.
Virus yang ada pada HP cenderung mengonsumsi banyak baterai untuk mengakses data HP milikmu. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa lagi apakah baterai kamu boros disebabkan oleh virus atau bukan.
4. HP menjadi lemot
Virus juga dapat mengganggu performa HP yang dapat kamu
rasakan ketika menjalankan aplikasi. Beberapa virus dapat memengaruhi performa
HP kamu yang pada akhirnya menyebabkan error dan tentunya akan merusak HP
milikmu
Mungkin dalam beberapa kasus penurunan performa yang kamu
rasakan tidak terlalu parah, namun sebagian besar juga membawa dampak bagi HP
yang terinfeksi virus.
5. Terinstal aplikasi
secara otomatis
Jika terdapat beberapa atau bahkan banyak aplikasi yang
terinstal secara otomatis pada HP milikmu tanpa kamu sadari, bisa jadi aplikasi
tersebut terinstal karena virus yang menyerang HP kamu.
Dengan adanya aplikasi yang terinstall di HP kamu secara otomatis, tidak hanya data kamu yang bisa diretas, namun pembuat virus juga mendapat keuntungan berkat aplikasi yang terinstal di HP kamu.
6. Penggunaan data
yang boros dan cepat habis
Salah satu faktor yang memengaruhi terserangnya virus pada
suatu HP adalah penggunaan data atau akses internet yang digunakan untuk
membuka website atau mendownload aplikasi yang tidak jelas sumbernya.
Jika kamu merasa penggunaan internetmu boros padahal tidak
menggunakan banyak aplikasi, kamu dapat mencurigai bahwa borosnya data
internetmu disebabkan oleh adanya virus yang menyerang.
7. Proses Booting
yang lebih lama dari biasanya
Ketika menghidupkan HP, kamu akan menunggu hingga proses
Booting selesai. Salah satu tanda HP kamu terserang virus adalah lamanya proses
Booting yang dilakukan oleh HP milikmu.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa virus dapat mengganggu performa dari HP, Booting merupakan salah satu yang terdampak. Dengan melambatnya proses Booting, maka kamu akan semakin lama untuk bisa menggunakan HP.
Trending
Share and Care
Trending
Trending
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib