SIAPBELAJAR.COM- Universitas mengumumkan bahwa lebih dari 9.400 mahasiswa internasional yang melanjutkan studi di Universitas Melbourne telah memperoleh manfaat dari layanan dukungan yang diperluas tahun ini.
Dalam siaran persnya, Universitas Melbourne mengatakan bahwa akan ada lebih banyak program dukungan mahasiswa yang dimulai pada semester kedua.
Hal tersebut menekankan bahwa berkat adanya Dana Ketahanan Pendidikan Internasional Pemerintah Victoria, di negara mana pun para siswa tinggal, mereka dapat mengakses berbagai program yang membantu mereka dalam studi mereka dan untuk terhubung dengan anggota komunitas lainnya.
Program Magang & Program Pendukung
Siswa juga akan dapat berpartisipasi dalam magang di negara asalnya ketika semester dua dimulai. Berdasarkan pernyataan tersebut, mereka dapat melakukan magang secara lokal dan kemudian menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan nyata.
Rektor Universitas Melbourne, Nicola Phillips mengungkapkan kegembiraannya karena banyak mahasiswa memiliki akses ke program-program pendukung. Ia pun berharap program-program pendukung seperti ini juga akan berlanjut selama semester kedua.
Baca juga: Tujuh Universitas di Jepang Siap Bersaing di Ajang Altetik
Ia mengatakan bahwa adanya
pandemi COVID-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi sivitas akademik,
khususnya mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri.
“Program-program ini dirancang untuk memastikan semua siswa memiliki kesempatan untuk unggul dalam studi mereka, terhubung dengan rekan-rekan mereka dan memiliki akses ke program magang serta industri terbaik untuk memastikan mereka lulus dengan persiapan yang baik untuk karir yang mereka pilih dan untuk memberikan kontribusi yang berharga bagi masyarakat di mana pun mereka berada” kata Phillips.
Komitmen & Upaya Dukungan
Phillips juga
menekankan bahwa universitas berkomitmen untuk menarik dan mendukung siswa dari
latar belakang yang berbeda sehingga mereka dapat berhasil dalam hidup.
“Program-program ini sangat penting untuk pengalaman Melbourne” tegas dia.
Sebagai bagian dari
upaya untuk mendukung mahasiswa, universitas telah mendirikan pusat studi di
Nanjing dan Shenzhen, di mana mahasiswa dapat bertemu dengan rekan dan alumni
mereka.
Hingga saat ini, lebih dari 700 siswa telah mengunjungi pusat-pusat ini serta menghadiri hampir 50 acara, di mana mereka memiliki kesempatan untuk terlibat dengan lebih dari 40 pembicara tamu alumni.
Baca juga: Model Two-Teachers Upaya Mengakselerasi Pendidikan Pasca Pandemi
Selain itu, salah satu bagian dari
dukungan lainnya adalah layanan konseling dan psikologis yang tersedia 24 jam sehari
selama seminggu.
Universitas juga telah mendukung ribuan mahasiswa untuk melanjutkan studi mereka di institusi tersebut dengan memberikan mereka beasiswa yang didanai. Di bawah program Beasiswa Pascasarjana Melbourne, total 1.200 siswa internasional telah menerima dana senilai $5000 atau sekitar Rp 74,8 juta.
Melbourne Employability Accelerator (MEA)
Universitas Melbourne
juga mengumumkan Melbourne Employability Accelerator (MEA), yang terbuka untuk
semua mahasiswa sarjana domestik dan internasional di tahun pertama atau kedua
studi mereka. Lebih dari 300 siswa internasional telah bergabung dan permintaan
untuk bulan September juga dibuka.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib