SIAPBELAJAR.COM - Direktur GTK Madrasah Kemenag, Muhammad
Zain, mengingatkan agar pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) guru madrasah
harus mampu menjawab dan menyelesaikan permasalahan pendidikan nasional ini.
Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan virtual dalam refreshment
fasilitator provinsi (fasprop) dan fasilitator daerah (fasda) PKB Guru Madrasah,
di Surabaya, 13 s.d. 16 Juli 2022.
Menurutnya, refreshment memegang peran penting dan strategis bagi peningkatan kompetensi fasilitator. Apalagi, refreshment kali ini juga menghimpun para Instruktur Nasional (IN) PKB bersama fasilitator untuk meredasain pelaksanaan PKB pada level kelompok kerja.
Baca juga: Pembelajaran Karir Masa Depan Mahasiswa Northwest Shoals Community College
Ia pun mengingatkan, keberadaan IN dan Fasprof serta fasda
harus mampu mengubah mindset para guru. Berpijak pada hasil evaluasi, baik di
level pendidik maupun peserta didik, Zain meminta para pihak lebih serius
menyelesaikan permasalahan tersebut.
IN bersama para fasprov dan fasda harus berkoaborasi dalam
memperkuat ketrampilan pokok, seperti ketrampilan pembelajaran abad 21 dan
memperkuat 5C bagi guru, yaitu critical thinking, creativity,
communication, collaboration, celebration.
Kasubdit Bina GTK MA/MAK, Anis Masykhur, menambahkan, era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0 meniscayakan setiap pendidik harus mampu men-drive teknologi.
“Kegiatan refreshment kali ini harus dipastikan juga mampu meningkatkan skill penggunaan teknologi informasi dalam proses pembelajarannya. Para guru wajib mewarnai pelbagai platform media digital ataupun media sosial," ujarnya. ***
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib