Apa Itu Google Trends? Lalu Bagaimana Cara Menggunakannya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658033312302_1658033404

Apa Itu Google Trends? Lalu Bagaimana Cara Menggunakannya

Siapbelajar.com - Seiring bergesernya pola interaksi ke internet, banyak orang berlomba-lomba meningkatkan trafik website. Hal ini bisa dilakukan dengan merancang strategi konten yang didukung oleh data pencarian Google.

Google menyediakan layanan yang memungkinkan penggunaannya untuk mencari topik yang sedang hangat. Layanan yang dimaksud adalah Google Trends, sebuah alat atau tool dengan beragam fitur dan fungsi. Dan cara menggunakan Google Trends pun terbilang mudah bagi pemula sekalipun.

Wkipedia mencatat, Google Trends merupakan grafik statistik pencarian Web yang menampilkan popularitas topik pencarian pada kurun waktu tertentu. Hasil dapat ditampilkan menurut kota, wilayah atau bahasa.

Baca Juga: Bocoran, Nih! WhatsApp akan Segera Mengizinkanmu Pasang Status Suara 

Berita-berita terkait topik yang menjadi tren juga ditampilkan di sini. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa membandingkan topik-topik favoritnya dengan topik-topik yang diminati di seluruh dunia. Google Trends juga akan menampilkan seberapa sering suatu topik muncul di Google News, dan di kawasan mana topik tersebut paling banyak dicari.

Di Google Trends seseorang dapat mencari tahu seberapa banyak orang mencari kata kunci yang dipakai dan dari mana asal orang yang mencari kata kunci tersebut. Google Trends juga dapat berguna sebagai bahan bagi para blogger untuk memilih topik blog yang bagus di mesin pencarian Google.

Google Trends adalah sebuah tool yang sangat berguna untuk mengatasi kebuntuan dalam membuat ide konten.

Apa Itu Google Trends?

Google Trends adalah layanan dari Google yang menyediakan data dan grafik mengenai popularitas yang sedang terjadi di halaman pencarian Google.

Layanan yang diluncurkan pertama kali oleh Google pada 2006 ini tidak hanya menunjukkan topik yang sedang hangat diperbincangkan, tetapi juga dapat digunakan untuk melakukan riset keyword atau kata kunci.

Dengan Google Trends, pengguna juga dapat mencari keyword yang sering dipakai atau dicari orang-orang di internet.

Tak hanya itu, Anda juga bisa membandingkan performa antarkeyword sehingga bisa memilih dengan baik agar konten yang dibuat menjadi tepat sasaran.

Keunggulan lain dari layanan Google Trends adalah tampilannya yang bisa dibilang sangat sederhana. Pengguna pemula pun tak kesulitan untuk mengoperasikannya.

Selain itu, Google Trends tanpa memungut biaya untuk registrasi. Untuk itu, pengguna bisa memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Google ini secara cuma-cuma.

Dengan demikian, Anda bisa mencari informasi apa saja yang dibutuhkan lewat Google Trends. Hal ini tentu memudahkan Anda dalam mengembangkan website.

Cara Menggunakan Google Trends

Google Trends dapat digunakan dengan tujuan pemasaran yang berbeda-beda. Biasanya, orang-orang memakainya untuk keperluan SEO dan pemasaran konten.

Namun, tidak jarang juga orang-orang memakai Google Trends sebagai inspirasi untuk kreativitas iklan. Pasalnya, tool ini dapat menangkap yang sedang banyak dicari oleh publik.

Meskipun Google Trends adalah tool gratis, tetapi fungsi dan fitur yang ditawarkan juga tidak kalah dengan tool riset keyword pada umumnya.

Baca Juga: Ubah Sampah Jadi Listrik, PSEL Putri Cempo Hasilkan 8 MW 

Buka Situs Google Trends

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka situs Google Trends terlebih dahulu. Setelah itu, Anda akan dihadapkan dengan tampilan beranda bertuliskan 'Temukan Apa yang Dicari Dunia'.

Ubah Lokasi

Di pojok kanan atas Anda bisa mengubah lokasinya terlebih dahulu dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Apabila ingin mengetahui tren dari berbagai negara di belahan dunia lainnya, Anda bisa menentukan negara mana yang ingin dicari.

Tuliskan Kata Pencarian

Setelah itu, Anda tinggal masukkan kata pencarian yang ingin diketahui. Penting untuk menuliskan kata ini secara detail dan jelas. Sebagai contoh, untuk mencari jenis kopi tertentu, Anda bisa tulis keyword "jenis kopi", lalu enter untuk menelusuri.

Setelah itu, Anda akan disuguhkan tabel grafik tren pengguna mencari kata kunci jenis kopi selama satu tahun terakhir. Jika Anda ingin mengatur rentang waktu pencarian, pilih Custom Time Range pada bagian atas.

Selain grafik, di bawahnya Anda juga dapat menemukan pembagian ketertarikan pengguna mencari keyword tanaman hias berdasarkan daerahnya.

Kemudian di bagian paling bawah yakni related topics merupakan hal yang penting dalam layanan ini. Anda akan diberikan daftar topik dan kueri yang berkaitan dengan keyword yang dicari.

Bahkan Anda bisa mengetahui apakah nilai topik tersebut mengalami peningkatan dalam persentase. Jika keterangan nilai tertulis breakout, maka topik tersebut mengalami peningkatan lebih dari 5.000 persen.

Baca Juga: Apa itu Seni Rupa Terapan? 

Membandingkan Antarkeyword

Untuk membandingkan performa antarkeyword, Anda tinggal memasukkan keyword tersebut ke kolom 'Compare' yang berada di atas halaman. Grafik beserta informasi lainnya di bawahnya, akan menyesuaikan dengan keyword yang dibandingkan.

Lewat informasi dan data yang disajikan Google Trends tersebut, Anda dapat mengembangkannya menjadi sebuah konten yang menarik dan relevan sehingga tepat sasaran.

Itulah manfaat dan cara menggunakan Google Trends yang difungsikan untuk mencari keyword atau kata kunci.

Kesimpulan

Google Trends adalah layanan milik Google yang sangat berguna terutama bagi pelaku bisnis digital, termasuk blogger untuk mengidentifikasi tren yang selalu berubah-ubah setiap saat.

Manfaat penting dari Google Trends sendiri adalah untuk mengetahui topik niche yang tepat berdasarkan lokasi, selain itu juga dapat untuk keperluan bisnis yaitu mempromosikan bisnis sesuai dengan tren yang sedang hangat.Cara menggunakan Google Trends pun juga cukup mudah, dan data yang disajikan juga lengkap untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680612460444_1680612304

Saintek

Pemerintah Norwegia Alokasikan Dana untuk Asrama Mahasiswa Baru

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Norwegia mengumumkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana untuk membangun 1.650 asrama mahasiswa baru dalam upaya mengurangi tekanan pada pasar persewaan swasta.Men
1668587603398_1668587591

Saintek

Alokasi Dana untuk 5 Universitas Teknologi di Irlandia

SIAPBELAJAR.COM - Departemen Pendidikan Tinggi dan Lanjutan, Penelitian, Inovasi dan Sains telah mengumumkan  bahwa Menteri Pendidikan Tinggi, Simon Harris telah mengalokasikan total €23,47
1664165478961_1664165480

Ekonomi

Alokasi Dana dari USAID untuk University of Illinois Urbana-Champaign

SIAPBELAJAR.COM - The U.S. Agency for International Development (USAID) telah mengumumkan alokasi dana sebesar $30 juta atau sekitar Rp 453,1 miliar untuk Feed the Future Innovation Lab for Soybean
1661403808635_1661403824

Saintek

Pemerintah Australia Fokuskan Pendidikan Keterampilan

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Australia akan mengalokasikan sebanyak 20.000 tempat universitas tambahan antara tahun 2023 dan 2024 dalam upaya untuk mengatasi kekurangan keterampilan dan menawarkan
1658033312302_1658033404

Saintek

Apa Itu Google Trends? Lalu Bagaimana Cara Menggunakannya

Siapbelajar.com - Seiring bergesernya pola interaksi ke internet, banyak orang berlomba-lomba meningkatkan trafik website. Hal ini bisa dilakukan dengan merancang strategi konten yang didukung ol