SIAPBELAJAR.COM - Saat ini anak-anak muda India yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi mereka di Inggris akan lebih mudah melakukannya, karena mereka tidak perlu lagi melalui rintangan untuk mendapatkan pengakuan kualifikasi mereka melalui prosedur yang berbeda.
Pekan lalu tepatnya
pada 21 Juli 2022, perwakilan pemerintah kedua negara telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai
pengakuan kualifikasi pendidikan yang dikeluarkan oleh universitas yang berlokasi
di Inggris dan India.
Perjanjian tersebut akan
berlaku untuk periode lima tahun berikutnya atau tidak terbatas (infinitum) kecuali diakhiri oleh salah
satu penandatangan perjanjian.
Hasil dari Perjanjian
Menurut pernyataan Departemen Perdagangan Internasional pemerintah Inggris yang dikeluarkan setelah penandatanganan perjanjian, menyatakan bahwa A-level dan yang setara, gelar sarjana dan pascasarjana mulai saat ini akan diakui di India.
“Perjanjian ini akan
memungkinkan siswa India yang lulus dari universitas Inggris untuk melamar
kualifikasi pascasarjana atau memulai karir pemerintah yang membutuhkan
kualifikasi universitas ketika mereka kembali ke rumah asalnya” kata pernyataan
itu.
Lebih lanjut dinyatakan
bahwa MoU akan menjadikan Inggris sebagai tujuan studi yang lebih menarik dan
memikat bagi siswa India, yang nantinya akan menghasilkan dorongan ekonomi bagi
negara tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa Inggris mendapat keuntungan
sekitar £109,000 atau sekitar Rp 1,9 miliar per siswa non-Uni Eropa yang datang
ke negaranya.
Mengomentari
kesepakatan tersebut, Sekretaris Negara untuk Pendidikan, James Cleverly
mengatakan bahwa pendidikan internasional adalah salah satu ekspor terbaik
Inggris.
“Perjanjian ini
dibangun di atas kemitraan Inggris-India. Perjanjian ini juga menghilangkan
hambatan diantara dua negara, sehingga lebih banyak siswa terbaik dan terpintar
dari India yang dapat belajar di sini. Selain itu perjanjian ini juga dapat meningkatkan
ekonomi kami serta memperkaya kampus dan komunitas kami” kata dia.
Menciptakan Lebih Banyak Peluang
Dia juga mengatakan
bahwa MoU mulai berlaku pada hari yang sama saat perjanjian tersebut ditandatangani.
Perjanjian tersebut menciptakan lebih banyak peluang bagi siswa Inggris untuk
belajar di India dan juga memberikan lebih banyak gelar ke salah satu negara
dengan pertumbuhan tercepat dan paling dinamis di dunia.
Peristiwa Penting dan Bersejarah
Di sisi lain, Kepala
Eksekutif Universitas Internasional Inggris atau Universities UK International (UUKi), Vivienne Stern MBE menyebut bahwa
perjanjian tersebut merupakan peristiwa penting dan bersejarah dengan
menekankan pentingnya pengakuan Master Inggris di India.
“Kualifikasi yang
diterima siswa akan diakui di kedua sisi, sehingga memudahkan siswa untuk maju
dalam pendidikan dan pindah ke pekerjaan” kata dia.
Pengakuan Formal dan Jumlah Siswa India yang
Terdaftar
Stern juga menjelaskan
bahwa sebagai hasil dari perjanjian tersebut, siswa lulusan India yang menimba
ilmu dari universitas Inggris akan menerima pengakuan formal atas gelar mereka serta
akan memiliki akses ke pekerjaan di sektor publik di India.
Menurut data yang
diterbitkan oleh Badan Statistik Pendidikan Tinggi Inggris atau Higher
Education Statistics Agency (HESA), selama tahun akademik 2020/2021 terdapat
sebanyak 84.555 siswa India yang terdaftar di universitas di Inggris. Jumlah
tersebut mengalami peningkatan sebesar 11%, atau 8.660 lebih banyak dari tahun
sebelumnya .
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib