SIAPBELAJAR.COM - Komisi Uni Eropa telah mengungkapkan bahwa sebanyak 16 Universitas Eropa akan terus menerima dukungan, di samping empat aliansi baru yang akan memulai kerja sama dengan mereka.
Menurut Komisi,
anggaran Erasmus+ sebesar €278 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun akan
dialokasikan untuk inisiatif Universitas Eropa.
Bersama dengan 24 aliansi yang dipilih pada tahun 2020, total ada 44 Universitas Eropa saat ini melibatkan 340 institusi pendidikan tinggi di ibu kota dan daerah terpencil di 31 negara yang diharapkan dapat memberikan manfaat dengan bekerja sama di bidang pendidikan, penelitian serta inovasi.
Anggaran yang Didapat Aliansi
Komisi menjelaskan
bahwa setiap aliansi akan menerima anggaran hingga €14,4 juta atau sekitar Rp
218,3 miliar dari Erasmus+ selama empat tahun. Jumlah tersebut merupakan jumlah
peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan €5 juta atau sekitar Rp 75,8
miliar selama tiga tahun di bawah panggilan Erasmus+ (Erasmus+ Calls) sebelumnya.
“Dengan menghubungkan
mereka (Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa) dan menciptakan aliansi transnasional,
kami memungkinkan mereka untuk menjadi juara pengetahuan Eropa, untuk tumbuh
lebih jauh melalui kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan inovasi,”
kata Wakil Presiden Margaritis Schinas, seraya mengucapkan selamat kepada semua
pelamar yang berhasil.
Kata Mariya Gabriel
Komisioner Inovasi,
Penelitian, Kebudayaan, Pendidikan dan Kepemudaan, Mariya Gabriel juga
mengucapkan selamat kepada para pendaftar. Gabriel mengatakan bahwa sektor
pendidikan tinggi di Eropa selangkah lebih dekat untuk mencapai apa yang telah
dicita-citakannya selama ini.
"Saya bangga bahwa
kami dapat memberikan pendanaan jangka panjang yang lebih tinggi dan lebih
panjang untuk aliansi dengan program Erasmus+. Kami telah memastikan pendekatan
inklusif, memberikan kesempatan kepada institusi pendidikan tinggi untuk bergabung
dengan aliansi yang ada atau membentuk aliansi baru” tambah Gabriel.
Dua Topik Utama
Komisi mencatat bahwa panggilan Erasmus+2022 kepada Universitas Eropa disusun berdasarkan dua topik utama.
Di
satu sisi, Erasmus+ 2022 ini menawarkan untuk menyediakan pendanaan berkelanjutan untuk
aliansi yang sudah ada dari lembaga pendidikan tinggi untuk memungkinkan mereka
mengejar visi jangka panjang mereka.
Di sisi lain, Erasmus+
2022 mendukung penciptaan Universitas Eropa baru di seluruh Eropa, mengumpulkan
berbagai lembaga pendidikan tinggi untuk mengejar visi strategis bersama. Di
bawah seruan Erasmus+ 2022, telah disoroti bahwa hal baru yang dimiliki saat
ini yaitu aliansi dapat menerima mitra terkait dari negara-negara Proses Bologna, termasuk Swiss, Inggris
dan Ukraina.
Selain itu, dengan bermitra lebih lanjut bersama dengan sekitar 1.300 mitra terkait, Universitas Eropa juga mampu meningkatkan cakupan dan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Mengenai aliansi, pihak Komisi akan meluncurkan proposal panggilan Erasmus+
berikutnya pada musim gugur 2022 dengan tujuan menawarkan untuk mendanai
aliansi yang ada dan membuat aliansi yang baru.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Ekonomi
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib