SMK Raden Umar Said Kudus Buat Alat Virtual Reality, Apa Itu?

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1659153719794_1659153729

Satuan pendidikan didorong menciptakan kesempatan lebih luas bagi siswa vokasi terjun ke dunia kerja

SIAPBELAJAR.COM – Teknologi virtual reality (VR) mungkin masih asing di telinga sebagian orang. Belum banyak yang tahu tentangnya, lantaran alatnya memang masih sangat terbatas.

Sederhananya, virtual reality digunakan untuk memasuki dunia virtual dengan bantuan perangkat lunak atau aplikasi yang tersambung sebuah perangkat berupa kaca mata virtual yang menutup mata, sehingga yang memakainya dibawa ke dalam dunia virtual yang berisi kumpulan obyek-obyek virtual.

Peluang itu ditangkap SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, Jawa Tengah, dengan membuat alat VR. Tujuannya untuk memudahkan peserta didik menemukan minat ataupun memudahkan dirinya mempelajari kondisi pekerjaan di lapangan tanpa harus terjun secara langsung.

“Awalnya kami mengerjakan proyek ini adalah karena adanya keresahan bagaimana agar siswa/siswi SMK dapat diterima bekerja di industri. Permasalahannya, inisiatif atau soft skill kurang. Mereka agak kagok ketika langsung praktik di industri, mungkin takut akan kesalahan,” jelas Creative Director RUS Animation, Ivan Nadi, dalam Mahakarya Vokasi, “Vokasiland: Road to Hakteknas 2022”, di Surabaya, Jawa Timur (28/7).

Ia mencontohkan, di jurusan animasi banyak divisi yang membutuhkan penguasaan bidang ilmu berbeda. Di samping bagaimana produk ini juga dapat menyampaikan informasi secepat mungkin. “Kita juga mau agar yang berada di wilayah pelosok turut mendapatkan informasi yang terkini,” jelasnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengatakan, kementerian mendorong kolaborasi dari satuan pendidikan ini untuk menciptakan kesempatan lebih luas bagi siswa vokasi terjun ke dunia kerja.

"Jadi, Vokasiland ini bukan akhir, justru ini adalah permulaan untuk inovasi-inovasi yang lebih berkembang ke depan. Harapannya, akan tumbuh teknologi dan inovasi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.

Hasil kolaborasi

Hadirnya teknologi ini sejatinya juga tak lepas dari kolaborasi. Pihak SMK RUS menyediakan konten, lalu diolah oleh Pijar Foundation. “Teknisnya kami kolaborasi dengan menyediakan konten. Namun, konten harus ada analisis terlebih dahulu hingga butuh kerja sama dengan yang lainnya. Hasil ini mempermudah proses pembelajaran. Hingga nantinya, bisa terbayang juga bagaimana bekerja di industri. Kami membuat contoh dengan memperlihatkan suasana dan produk,” terang Ivan.

Ivan menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu menyusun susunan cerita (storyline) layaknya sebuah film agar menarik. Adapun jumlah anggota tim yang terlibat sekitar 10-15 siswa SMK. “Lalu masukkan penjelasan hingga penutup berupa survei. Misalnya ketika mengambil jurusan animasi, cocoknya di mana,” jelasnya.

Lantas, bagaimana cara penggunaannya? Caranya sangat mudah karena cukup mengunduh aplikasi yang tersedia di telepon pintar. Lalu smartphone diletakkan bersama dengan perangkat yang akan membawa mereka ke dunia animasi. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1691570595742_1691570603

Saintek

OPPO RENO 10 5G: Smartphone Canggih dengan Layar AMOLED dan Kamera Telefoto

Mediana.id - OPPO RENO 10 5G adalah salah satu smartphone terbaru dari OPPO yang diluncurkan pada bulan Juli 2023. Smartphone ini menawarkan spesifikasi dan fitur yang menarik, seperti layar AMOLED be
1691377596538_1691377618

Saintek

Berkenalan dengan UI Design

Mediana.id - Untuk orang yang baru menjelajah dunia User Interface Design!Tulisan ini akan membahas tentang apa itu UI Design, Fungsi dan UI Design dalam Kehidupan Sehari-hari.Sebelum ke bahasan utama
1690769171698_1690769208

Saintek

The Social Network: Kisah Hebat di Balik Jejak Sosial Media yang Membuat Sejarah

Mediana.id - Film adalah salah satu bentuk seni yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Melalui film, kita dapat merasakan beragam emosi dan mengalami petualangan yang mengesank
images_1686809826

Saintek

5 Cara Menarik Menggunakan Chat GPT

Mediana.id - Chat GPT adalah sebuah teknologi yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan mesin yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan teks yang relevan dan kreatif. Chat GPT bisa
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3