SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak
60 siswa Nepal akan melanjutkan pendidikan tinggi di Eropa pada tahun ini
dengan beasiswa Erasmus+. Jumlahnya meningkat 22,4% dari tahun lalu ketika hanya
sebanyak 49 siswa yang menerima beasiswa.
Dalam rilis media,
Delegasi Uni Eropa untuk Nepal mengatakan bahwa siswa diberikan beasiswa penuh
untuk tahun 2022/2024 untuk mengejar gelar Master mereka di beberapa
universitas terbaik di Eropa.
Program ini
memungkinkan siswa untuk mempelajari berbagai bidang seperti tanah dan
perubahan global, iklim dan keberlanjutan perkotaan, manajemen risiko banjir,
manajemen kehutanan dan sumber daya alam, pendidikan vaksinologi, serta media
dan komunikasi.
Menurut rilis media, bidang
di atas akan berjalan dengan baik sesuai kebutuhan Nepal akan sumber daya
manusia yang terlatih.
Beasiswa mencakup semua
biaya, termasuk biaya hidup, perjalanan, dan biaya pelantikan serta biaya
kuliah.
Program Beasiswa yang Kompetitif
Duta Besar Uni Eropa
untuk Nepal, H.E. Nona Deprez mengungkapkan kegembiraannya karena jumlah siswa
Nepal yang memenangkan beasiswa Erasmus meningkat setiap tahunnya.
“Tahun lalu, 49 siswa
menerima beasiswa, dan tahun ini 60 siswa telah membuktikan keunggulan mereka
dan telah memenangkan beasiswa ini. Erasmus adalah program beasiswa dunia yang
murah hati tetapi kompetitif, yang terbaik adalah yang menang. Saya ingin
melihat jumlah penerima penghargaan Nepal bertambah setiap tahun” kata Deprez.
Dubes menekankan bahwa
pertukaran pelajar antara Nepal dan Uni Eropa akan sangat membantu dalam
membangun rasa pengertian mengenai masalah yang sama.
“Kami berharap beasiswa
ini akan membantu para siswa untuk lebih unggul dan bahwa mereka akan kembali
ke Nepal dengan peningkatan keterampilan dan pengetahuan yang berguna bagi
negara dan diri mereka sendiri, serta dengan kenangan indah tentang Eropa”
tambah Dubes Deprez.
Proyek Pengembangan Kapasitas
Institusi pendidikan
tinggi di Nepal juga melaksanakan 14 proyek pengembangan kapasitas di
pendidikan tinggi. Beberapa institusi yang bergerak di bidang teknik,
pariwisata berkelanjutan, pertanian cerdas, dan lainnya diantaranya adalah
Universitas Tribhuvan, Universitas Pokhara, Universitas Kathmandu dan
Universitas Mid-Western.
Penyelenggaraan Pre-Departure Orientation
Pada tanggal 4 Agustus,
Delegasi Uni Eropa untuk Nepal bekerja sama dengan Erasmus Mundus Association
Nepal menyelenggarakan Pre-Departure Orientation bagi siswa yang berhasil
menerima Erasmus Mundus Joint Master Degree (EMJMD) untuk tahun 2022-2024.
Dalam acara tersebut, para penerima beasiswa baru diberikan saran mengenai
hidup dan belajar di Eropa.
Sekilas Mengenai Nepal dan Pendanaan Uni Eropa
kepada Erasmus
Nepal menempati urutan
keempat di antara 20 negara di kawasan Asia Selatan untuk jumlah siswa penerima
beasiswa Erasmus.
Hingga saat ini, lebih
dari 800 siswa dari Nepal telah memperoleh manfaat dari program Erasmus. Hal tersebut
juga memungkinkan orang Eropa melakukan perjalanan untuk studi jangka pendek
dan mengajar di berbagai universitas di Nepal.
Uni Eropa telah
mendanai program Erasmus selama 35 tahun sampai sekarang, mendukung pendidikan,
pelatihan pemuda dan olahraga. Di bawah program ini, banyak siswa, staf,
peserta pelatihan, sukarelawan dan banyak lagi yang memiliki kesempatan untuk
menghabiskan dua tahun di negara lain dan di universitas lain di Eropa dan
sekitarnya.
Pada Maret 2021, Komisi
Uni Eropa meluncurkan Erasmus baru untuk 2021-2027 dengan anggaran €26,2 miliar
atau sekitar Rp 398,8 triliun, yang lebih berfokus pada inklusi sosial,
transisi hijau dan digital serta bertujuan untuk mempromosikan partisipasi
pemuda dalam kehidupan demokrasi.
Share and Care
Religi
Seniraga
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib