Karakteristik & Strategi Kurikulum Merdeka yang Harus Diterapkan di PAUD

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660286713658_1660287529

Kurikulum Merdeka Karakteristik dan Strateginya yang Harus Diterapkan di PAUD

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan pelaksanaan  Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tetap berjalan sesuai agenda pendidikan nasional yang telah ditetapkan.

Implementasi Kurikulum Merdeka tetap berjalan sebagaimana rencana tidak dilakukan pembatalan atau penundaan.

Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikbudristek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. Publik dapat mengakses informasi terkait kurikulum melalui laman kurikulum.kemdikbud dan buku teks Kurikulum Merdeka di Katalogbuku.kemdikbud:

-Penguatan kegiatan bermain yang bermakna sebagai proses belajar anak

-Menguatkan PAUD dan relevansinya sebagai fase pondasi dari pengembangan karakter anak maupun kesiapannya dalam bersekolah pada jenjang berikutnya

-Memberikan dorongan pada kecintaan pada dunia literasi dan numerasi sejak dini

-Penguatan Proyek Profil Pelajar Pancasila

-Pembelajaran dan asesmen yang lebih fleksibel atau adaptatif

-Asesmen yang dijadikan pijakan guru dalam merancang kegiatan bermain dan orang tua dalam mendidik melalui bermain di rumah

-Menguatkan peran orang tua sebagai mitra satuan

Kurikulum merdeka dimulai dari jenjang PAUD hingga Sekolah Menengah Atas.

Jenjang PAUD dalam menerapkan implementasi kurikulum merdeka memiliki karakteristik.

Karakteristik utama Kurikulum merdeka di jenjang PAUD harus memperhatikan beberpaa hal, seperti  berikut 6 Komponen yang Berubah :

1. Menguatkan kegiatan bermain yang bermakna sebagai proses belajar.

2. Menguatkan relevansi PAUD sebagai fase fondasi atau bagian penting dari pengembangan karakter dan kemampuan anak serta kesiapan anak bersekolah di jenjang selanjutnya.

3. Menguatkan kecintaan pada dunia literasi dan numerasi sejak dini.

4. Adanya projek penguatan profil pelajar Pancasila.

5. Proses pembelajaran dan asesmen yang lebih fleksibel.

6. Hasil asesmen digunakan sebagai pijakan guru untuk merancang kegiatan bermain dan pijakan orang tua dalam mengajak anak bermain di rumah.

7. Menguatkan peran orang tua sebagai mitra satuan.

Baca Juga: Apa Itu Kurikulum Merdeka? Berikut Penjelasan dan Perubahan di Jenjang SD, SMP dan SMA 

Dalam merancang kegiatan bermain-belajar di jenjang PAUD guru dapat merujuk capaian pembelajaran untuk bermain belajar karena sudah memadukan rujukan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA).

Standar isi, dan standar penilaian, sehingga guru dapat lebih mudah, praktis, dan semakin terarah dalam merancang kegiatan bermain-belajar.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

16;9 (47)_1664164385

Trending

PAUD Jadi Penentu Keberhasilan Pendidikan Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi penentu utama keberhasilan pengembangan pendidikan, sehingga kompetensi mereka harus ditingkatkan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X D
1663818686840_1663818716

Trending

Kemdikbud Beri Kesejahtraan untuk Guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK dan Madrasah, ini Kata Nadiem

SIAPBELAJAR.COM - Kemdikbudmengungkapkan kabar gembira untuk guruPAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan Madrasah mengenai pemberian kesejahteraan.Kemdikbud menyatakan bahwa pemberian tunjangan untuk guru PAUD,
1663029901617_1663030046

Trending

Guru PAUD dan Pesantren Bakal Dapat Tunjangan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengatakan ratusan ribu pendidik PAUD dan lembaga pendidikan nonformal yang melayani pendidikan
1662345511338_1662346255

Trending

Nadiem Makarim: PAUD akan Masuk Skema Wajib Belajar 13 Tahun

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan masuk dalam skema wajib belajar 13 Tahun, seba
1661830902921_1661831045

Saintek

PAUD Akhirnya Diakui sebagai Pendidikan Formal

 SIAPBELAJAR.COM - Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) memberi pengakuan kepada lembaga PAUD, pendidik PAUD, dan lembaga pendidikan nonformal yang melayani pendidik