SIAPBELAJAR.COM - Internet
satelit Starlink sudah mulai digunakan di Indonesia. Namun, penggunaan internet
ini masih sangat terbatas karena belum menjangkau keseluruhan wilayah dan hanya
digunakan dalam rangka uji coba.
PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) telah mendapatkan Hak
Labuh Satelit Khusus Non Geostationer (NGSO).
Hak tersebut menjadikan perusahaan seperti Starlink ini dapat
menjual kapasitas satelit mereka Telkomsat untuk memenuhi kebutuhan pita
backhaul milik Telkomsat.
Telkomsat sekaligus menjadi wadah untuk menguji coba internet satelit milik Elon Musk tersebut.
Perlu diketahui, bahwa layanan Starlinklewat Telkomsat ini
hanya untuk jaringan tetap tertutup, jadi bukan untuk layanan retail internet
secara langsung.
Starlink telah dipakai untuk memenuhi kebutuhan
telekomunikasi dan mendukung kelancaran kegiatan LATMA yang melibatkan 14
negara, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Jepang,
Singapura, Perancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada,
Selandia Baru, dan Korea Selatan.
Danton Opforce, Letda Czi Mashabi dikutip dari situs resmi
Telkomsat, mengatakan kehadiran layanan Starlink yang memberikan kelancaran
komunikasi selama LATMA ini.
“Sebelum adanya Starlink, kami hanya mendapatkan satu bar (baris) sinyal, itupun kadang hilang sama sekali," ungkap Mashabi, Kamis (11/8/2022).
"Namun setelah adanya Starlink, sinyal yang kami dapatkan di Amborawang ini full (penuh). Untuk komunikasi, internet lancar, dan tidak ada kendala sama sekali,” lanjutnya.
Layanan Starlink dipilih untuk mendukung LATMA Garuda
Shield-16 karena dinilai memiliki banyak keunggulan, seperti kecepatan proses
delivery instalasi dengan perangkat yang ringan dan portabel, kecepatan
broadband setara fiber optic, serta mendukung layanan 5G.
Nantinya, kapasitas satelit Starlink ini akan digunakan untuk
menyambungkan layanan fiber optik Telkom di tempat yang sulit membangun fiber
optik.
Trending
Saintek
Trending
Trending
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib