Jumlah Siswa Dengan Bantuan BAföG di Jerman Meningkat

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660722264055_1660722275

BundesAusbildungförderungsGesetz (BAföG), Bantuan Keuangan untuk Pelajar

SIAPBELAJAR.COM - Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, jumlah orang yang menerima bantuan keuangan untuk menghadiri pelatihan atau pendidikan di bawah Undang-Undang Bantuan Pelatihan Federal (BAföG) telah meningkat sebesar 0,4%, dengan 2.000 orang lebih banyak yang mendapat manfaat dari bantuan keuangan, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut dilaporkan oleh Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis). Hal yang sama juga menunjukkan bahwa sampai tahun lalu, jumlah penerima BAföG telah menurun setiap tahunnya.

“Pada tahun 2021, total 623.000 orang menerima bantuan pelatihan di bawah Undang-Undang Bantuan Pelatihan Federal (BAföG) di Jerman, 155.000 di antaranya adalah siswa (TK dan SD) dan 468.000 siswa (SMP/SMA/Kuliah). Jumlah siswa yang menerima bantuan naik sekitar 2.000 atau 0,4% dari tahun sebelumnya” catat pernyataan Destatis yang dikeluarkan pada 12 Agustus.

Menurut data, jumlah rata-rata bantuan yang diterima siswa (SMP/SMA/Kuliah) pada tahun lalu setiap bulannya adalah €579 atau sekitar Rp 8,6 juta, sedangkan siswa (TK dan SD) menerima €504 atau sekitar Rp 7,5 juta.

Perlunya Pengembalian Tren Penerima BAföG

Peningkatan jumlah penerima BAföG telah dikomentari oleh Persatuan Pelajar Jerman Deutsches Studentenwerk (DSW), yang dalam sebuah pernyataan menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan sebesar €106 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun pada tahun 2021, jumlah dana BAföG rata-rata untuk siswa hanya meningkat €5 atau sekitar Rp 75.000 per bulan.

Menurut Sekretaris Jenderal Deutsches Studentenwerk, Matthias Anbuhl, meskipun penurunan jumlah penerima BAföG telah melambat, masih banyak yang harus dilakukan untuk mengembalikan tren itu.

“Sangat menggembirakan, untuk pertama kalinya sejak 2012, ada sedikit peningkatan siswa penerima BAföG. Ini mengakhiri musim kering yang panjang, setidaknya untuk saat ini. Pembalikan tren yang pernah ditargetkan, dengan sekitar 100.000 orang tambahan didanai, masih jauh” kata Anbuhl.

Mengenai Pembaruan Struktural BAföG

Menurutnya, penting bagi pemerintah federal untuk segera menerapkan pembaruan struktural BAföG yang telah diumumkan.

Pada pertengahan April tahun ini, dilaporkan bahwa Kabinet Federal Jerman menyetujui usulan pembaruan BAföG, antara lain yaitu dengan meningkatkan pembayaran untuk penerima manfaat sebesar 20%. Pemerintah juga bermaksud untuk meningkatkan usia mereka yang memenuhi syarat untuk mendaftar sehingga akan lebih banyak lagi orang yang dapat memperoleh manfaat dari bantuan tersebut.

Perubahan/pembaruan lain yang diperkirakan adalah:

1. Meningkatkan pembayaran penitipan anak dan pembayaran perumahan sehingga jumlah tunjangan maksimum akan meningkat dari €861 atau sekitar Rp 12,9 juta menjadi €931 atau sekitar Rp 13,9 juta

2. Meningkatkan batas usia untuk memulai gelar master dari 35 tahun menjadi 45 tahun

3. Memperluas kemungkinan untuk membebaskan sisa utang setelah dua puluh tahun untuk semua peminjam

Siswa yang Tidak Berkesempatan Menerima BAföG

Mengutip laporan BAföG dari Pemerintah Federal, Sekretaris Jenderal Anbuhl mengklaim bahwa sekitar 40% dari semua siswa tidak memiliki kesempatan untuk menerima BAföG tidak peduli seberapa miskin mereka dengan beberapa alasan seperti mengubah mata pelajaran, belajar terlalu lama atau memegang paspor yang salah untuk BAföG.

Dia menegaskan bahwa bantuan BAföG belum disesuaikan dengan perkembangan kehidupan dan kenyataan belajar di Jerman dalam dekade terakhir. Ia pun menambahkan bahwa peningkatan pesat dalam jumlah yang dialokasikan di bawah program ini sangat penting, karena adanya kenaikan harga yang sangat besar untuk makanan, listrik dan pemanas.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS