Maba Unnes Dihadiri Kepala Staf Kepresidenan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1661050041644_1661050051

Pesan Kepala Staf Kepresidenan Beri bagi Maba Unnes

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko memberikan pesan pada mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi pembicara untuk memotivasi maba Unnes yang sedang mengikuti masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2022, Kamis (18/8/2022).

Menurut Rektor Unnes Prof. Fathur Rokhman, PKKMB Unnes 2022 menghadirkan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi pembicara untuk memotivasi para mahasiswa baru agar berkarakter dan berprestasi.

"Cita-cita menjadi mahasiswa yang berkarakter dan berprestasi itulah yang membuat Pengenalan PKKMB ini menjadi sangat penting," ujar Rektor Unnes seperti dikutip dari laman Unnes.

Mahasiswa Hebat dan Menghebatkan

Dikatakan, melalui PKKMB, mahasiswa baru mengenal dan memahami pola pendidikan di perguruan tinggi yang berbeda dengan pendidikan di sekolah.

Namun yang lebih penting dari itu, melalui PKKMB ini mahasiswa baru dapat meneguhkan tekad menjadi mahasiswa hebat dan menghebatkan, yakni mahasiswa yang berkarakter luhur sekaligus berprestasi unggul.

"Salah satu tokoh inspiratif tersebut adalah Bapak Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan dan mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia," terangnya.

"Pemikiran, gagasan, dan pengalaman panjang yang dimiliki adalah samudara yang demikian luas untuk ditimba. Oleh karena itu, sangat beruntung jika pada hari ini maba dapat belajar langsung kepada Jenderal TNI (Purn) Moeldoko," imbuhnya.

Membentuk Karakter Mahasiswa

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyampaikan peran generasi muda dalam menjawab tantangan dunia ke depan.

3 tantangan ke depan

Menurutnya, ada tiga tantangan yang dihadapi dunia ke depan, yakni:

1. krisis energi

2. krisis pangan

3. krisis keuangan global

Sedangkan untuk di Indonesia, krisis yang dialami ialah belum adanya kesiapan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM).

Untuk itulah agar bisa menyelesaikan peran itu maka perlu peran kampus dan mahasiswa dalam menjawab perubahan. Moeldoko juga menjelaskan bahwa kampus merupakan pencetak pemimpin masa depan yang menjadi agen perubahan, penjaga tata nilai, pusat pembelajaran, dan pusat kebudayaan.

"Zaman ke depan adalah zamannya anak muda, Anda bukan generasi pewaris, tapi generasi penentu masa depan. Masa depan bukan di pundak kalian, tapi masa depan ada di tangan kalian," ungkapnya.

"Itu pesan saya kepada mahasiswa baru Unnes. Saya yakin setelah lulus dari Unnes Anda akan menjadi orang hebat," tandas Moeldoko.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661050041644_1661050051

Saintek

Maba Unnes Dihadiri Kepala Staf Kepresidenan

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko memberikan pesan pada mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes).
1659702452704_1659702479

Saintek

PKBM Solusi Pendidikan Anak yang Tidak Bisa Sekolah Formal

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengapresiasi peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang memberikan akses pendidikan untuk anak. Menurutnya, keberadaan PKBM d
1658607388802_1658607399

Saintek

10 Negara Teratas untuk Pendidikan Tinggi Tahun 2022

SIAPBELAJAR.COM - Memilih tempat untuk belajar di luar negeri bukanlah keputusan yang mudah untuk diambil. Ada beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih tujuan studi di luar ne
1654140725695_1654140836

Saintek

Universitas Terbaik Swiss Bisa Jadi Pilihan Kamu Untuk Kuliah di Luar Negeri

SIAPBELAJAR.COM - Calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri bisa mempertimbangkan untuk kuliah di Swiss. Ada rekomendasi kampus terbaik di Swiss lho. Sebagai salah satu negara di
1654097566845_1654097747

Trending

5 Universitas Terbaik di Dunia Tahun 2022

Perbedaan masing masing kondisi individu akan mempengaruhi kinerja seseorang dalam usaha menjalankan tugasnya, khususnya faktor pengembangan Sumber Daya manusia (SDM). Oleh karena itu pendidikan menja