Inilah 9 Negara dengan Biaya Pendidikan Ekonomis

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1661254114844_1661254133

Ilustrasi pendidikan

SIAPBELAJAR.COM - Kuliah di luar negeri adalah idaman sebagian besar mahasiswa Indonesia. Memanfaatkan beasiswa luar negeri mungkin salah satu cara untuk kuliah disana. Namun jika kamu ingin kuliah di luar negeri dengan biaya sendiri, masalah biaya pendidikan harus diperhitungkan.

Strategi yang bisa dipakai mahasiswa jika ingin kuliah di luar negeri. Yakni memilih universitas di negara dengan biaya pendidikan ekonomis. Melansir dari akun Instagram Kursus Bahasa Inggris untuk Study Abroad (@titiknolenglish), Minggu (21/8/2022), ada 9 negera yang bisa dipilih untuk melanjutkan pendidikan.

9 negara ini juga memiliki biaya pendidikan yang ekonomis. Bagi mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri dengan biaya sendiri, bisa memilih 9 negara ini :

1.    Taiwan

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 1.700 hingga 2.000 atau sekitar Rp 25 juta hingga 29 juta. Biaya hidup per bulan berkisar US $ 450 atau sekitar Rp 6,6 juta.

2.    India

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 1.200 hingga 5.300 atau sekitar Rp 17 juta hingga Rp 78 juta. Biaya hidup per bulan US $ 140 atau sekitar Rp 2 juta.

3.    Austria

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 3.600 hingga 27.000 atau sekitar Rp 53 jura hingga Rp 398 juta. Biaya hidup per bulan US $ 1.000 hingga 1.500 atau sekitar Rp 12 juta hingga Rp 22 juta.

4.    Yunani

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 1.800 hingga 12.000 atau berkisar Rp 26 juta hingga Rp 177 juta. Biaya hidup per bulan US $ 480 hingga 700 atau sekitar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

5.    Republik Ceko

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 22.000 atau sekitar Rp 324 juta Biaya hidup per bulan US $ 350 hingga 750 atau sekitar Rp 5 juta hingga Rp 11 juta.

6.    Italia

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 3.000 hingga 36.000 atau sekitar Rp 44 juta hingga 531 juta. Biaya hidup per bulan US $ 800 hingga 1.300 atau berkisar Rp 12 juta hingga Rp 19 juta

7.    Spanyol

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 1.000 hingga 36.000 atau berkisar Rp 14,7 juta hingga Rp 531 juta Biaya hidup per bulan US $ 1.000 hingga 1.300 atau sekitar Rp 14,7 juta hingga Rp 19 juta.

8.    Jerman

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 36.000 hingga 40.000 atau berkisar Rp 531 juta hingga Rp 590 juta. Biaya hidup per bulan US $ 990 atau berkisar Rp 14,6 juta

9.    Skandivania/Nordik (Denmark, Finlandia, Norwegia, Swedia, Islandia)

Biaya kuliah per tahun berkisar US $ 7.200 hingga 19.000 atau berkisar Rp 106 juta hingga Rp 280 juta. Biaya hidup per bulan US $ 1.400 atau sekitar Rp 20 juta.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681477683680_1681477517

Saintek

Mahasiswa Internasional Harus Mengikuti Ujian Akhir di Ukraina

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Asia dan Afrika yang meninggalkan Ukraina setelah Rusia menginvasi negara itu pada 24 Februari 2022 telah diberitahu bahwa mereka harus mengikuti tes yang diperlukan di