SIAPBELAJAR.COM - Key Figures, Campus France Edisi 2022
mengungkap bahwa Uni Eropa tetap menjadi tujuan studi paling menarik dan menjadi
wilayah kedua yang mengirim sebagian besar siswa ke luar negeri.
Laporan tersebut
menyoroti angka pada tahun 2019 dari United
Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengenai
mobilitas siswa di seluruh dunia yang menjelaskan situasi siswa yang berpindah-pindah
sebelum wabah Covid-19, Brexit dan perang di Ukraina.
Menurut data, terdapat
lebih dari enam juta siswa di seluruh dunia pada tahun 2019 dengan China, India
dan Vietnam menjadi tiga negara teratas asal siswa. Jumlah siswa/mobile student melebihi enam juta untuk
pertama kalinya, hal tersebut menandai adanya peningkatan sebesar 35% dalam
lima tahun, dengan Uni Eropa tetap menjadi tujuan studi teratas dan wilayah
asal paling umum kedua bagi siswa.
Negara-negara yang
menampung lebih banyak siswa adalah Amerika Serikat, Australia, Inggris,
Jerman, Rusia, Kanada dan Prancis.
Negara Tuan Rumah Teratas
Tiga negara tuan rumah
teratas di benua itu adalah Inggris Raya yang pada tahun 2019 merupakan bagian
dari Uni Eropa, Jerman dan Prancis.
“Jika tahun 2022
akhirnya menjadi tahun kembalinya mobilitas, hal itu akan terjadi dalam bentuk
yang sebagian besarnya dibentuk oleh krisis yang belum pernah terjadi
sebelumnya sejak 2020,” saran laporan itu.
Hal yang sama
menunjukkan bahwa perang di Ukraina dapat mempengaruhi posisi Rusia sebagai
negara tuan rumah kelima dan mungkin juga akan mempengaruhi jumlah siswa dari
Afrika yang tinggal di Ukraina di tengah perang yang terjadi.
Menurut siswa Uni Eropa
di Inggris, Campus France menjelaskan
bahwa Brexit dan biaya pendidikan tinggi memaksa para siswa ini untuk
meninggalkan Inggris.
Prancis Menjadi Negara Urutan Kelima yang Menerima
Siswa Internasional
Di antara negara-negara
asal terkemuka, Prancis melampaui 100.000 siswa outbound (exchange study)
untuk pertama kalinya dan menempati urutan kelima, setelah Cina, India, Vietnam
dan Jerman.
Pada tahun 2020/2021,
Prancis menyambut sebanyak 365.000 siswa internasional, dengan Maroko menjadi
negara pengirim siswa internasional terbesar.
Pada tahun 2019, hampir
9 dari 10 siswa Eropa yang melanjutkan studi di negara lain tinggal di benua
itu. Eropa menampung sebanyak 46% siswa/mobile
student dari dunia.
Siswa di Beberapa Negara yang Memenangkan Beasiswa
Erasmus
Baru-baru ini, Delegasi Uni Eropa untuk Nepal mengumumkan bahwa sebanyak 60 siswa Nepal memenangkan beasiswa Erasmus+ untuk tahun akademik 2022/2024.
Jumlah siswa Nepal yang
belajar di Eropa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya . Pada tahun
sebelumnya, hanya sebanyak 49 siswa yang meraih beasiswa Erasmus.
Kemudian, sekitar 151
siswa dari Bangladesh akan belajar di Eropa di bawah program Erasmus.
Saintek
Saintek
Seniraga
Share and Care
Share and Care
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib