SIAPBELAJAR.COM - Uni
Eropa telah memberikan sepuluh beasiswa penuh kepada siswa muda Mongolia untuk
melanjutkan studi mereka selama dua tahun di Uni Eropa di bawah Program
Erasmus+.
Dalam siaran pers,
Delegasi Uni Eropa untuk Mongolia mengatakan bahwa siswa akan mendapatkan gelar
master di akhir program mereka, yang akan mereka lakukan setidaknya di dua
universitas yang berbeda.
Dalam pertemuan yang
diselenggarakan oleh kantor Uni Eropa di Mongolia, Duta Besar Axelle Nicaise
mengucapkan selamat kepada para siswa dan dia berharap bahwa mereka akan mendapatkan
pengalaman yang kaya serta kesuksesan dalam studi mereka di masa depan.
Dia juga mengungkapkan
kegembiraannya serta mengatakan bahwa sangat menyenangkan melihat banyak anak
muda mencoba belajar di Uni Eropa.
Menurutnya, Program
Erasmus+ menawarkan kesempatan unik untuk memiliki pengalaman di Eropa serta
tumbuh secara akademis dan profesional di universitas yang berkualitas tinggi.
“Untuk periode tahun 2021-2027, program Erasmus+ menyediakan hampir dua kali lipat dalam pendanaan yang tersedia. Oleh karena itu, kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa aka nada lebih banyak lagi pemuda Mongolia tahu bahwa peluang ini ada untuk mereka,” kata Dubes Nicaise.
Delegasi Uni Eropa
telah mengungkapkan bahwa antara tahun 2014 dan 2020, terdapat sekitar 160
siswa Mongolia yang mendapat manfaat dari program ini.
Kesempatan yang Diberikan oleh Program Erasmus+ dan
Sekilas Mengenai Erasmus+
Selain beasiswa
magister yang diberikan oleh program Erasmus+, banyak mahasiswa sarjana,
akademisi, peneliti dan banyak lagi yang ditawarkan kesempatan studi dari
program ini. Kesempatan tersebut membantu mereka mengembangkan dan berbagi
pengetahuan serta pengalaman di lembaga dan organisasi di negara-negara yang
membentuk Uni Eropa.
"Staf Delegasi Uni
Eropa juga bergabung dalam pertemuan pengiriman untuk berbagi pengalaman
pribadi mereka dengan para siswa mengenai gaya hidup baru yang akan mereka
temui di masing-masing negara studi Eropa. Selain itu, mereka berbagi wawasan
tentang budaya, akademisi, makanan, kesehatan, kehidupan sosial dan bahasa
untuk mempersiapkan siswa untuk pengalaman yang tak terlupakan dan berwawasan
luas," bunyi pernyataan kantor Uni Eropa.
Erasmus+, yang
merupakan salah satu program utama Uni Eropa untuk pendidikan, pelatihan,
pemuda dan olahraga, telah merayakan hari jadinya yang ke-35 pada tahun ini.
Hampir 640.000 orang
telah didukung untuk studi, magang atau kerja sukarela oleh Erasmus+ sejak tahun
2020. Hal yang sama juga telah mendanai sekitar 126.900 organisasi dan sekitar
20.400 proyek.
Trending
Saintek
Religi
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib