Kampus Merdeka akan hadir menyapa perguruan tinggi, mahasiswa, mitra, dan segenap pemangku kepentingan di berbagai daerah di Ind
SIAPBELAJAR.COM
- Kampus Merdeka akan hadir menyapa perguruan tinggi, mahasiswa, mitra, dan
segenap pemangku kepentingan di berbagai daerah di Indonesia melalui wadah
Kampus Merdeka (KM) Fair. Roadshow enam kota ini diselenggarakan dengan
menggandeng perguruan tinggi sebagai tuan rumah penyelenggara. KM Fair akan
dimulai pada minggu kedua bulan Oktober, dimulai dari kota Padang dan berlanjut
ke Yogyakarta, Pontianak, Jakarta, Malang, dan Bali.
“Melalui
kegiatan roadshow ini diharapkan ada pertukaran wawasan, pengetahuan, dan
praktik baik tentang Kampus Merdeka di antara pimpinan perguruan tinggi, dosen,
mahasiswa, serta mitra agar dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di waktu mendatang,” ucap Wakil Ketua III
Pelaksana Program Kampus Merdeka, Nurhadi Irbath, pada acara Media Gathering di
Century Park Hotel, Jakarta.
KM
Fair menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Festival Kampus Merdeka
(FKM), ajang diseminasi hasil capaian program-program Kampus Merdeka selama
satu tahun, yang rencananya akan digelar pada bulan November mendatang.
Kegiatan FKM juga akan membangun serta menunjukkan semangat dan dukungan
kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dijalankan sejak
tahun 2020.
Menempa
Mahasiswa
Rangkaian
kegiatan yang termuat dalam dua hari penyelenggaraan KM Fair di setiap kota ini
terdiri dari Sharing Session terkait program-program Kampus Merdeka dan
implementasi KM Mandiri; Collaborative Insights berupa lokakarya (workshop)
perencanaan program; peluncuran Community Hub sebagai sebuah platform untuk
seluruh penerima manfaat program MBKM; serta pembekalan (coaching clinic) dari
alumni angkatan pertama (flagship) bagi mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti
kepesertaan tahun 2023.
“Para
mahasiswa juga akan diperkenalkan dengan semangat MBKM dan pentingnya peran
mereka sebagai agen perubahan dalam transformasi pendidikan di Indonesia,”
imbuh Nurhadi.
Pada acara media gathering yang juga menghadirkan seluruh kepala program Kampus Merdeka, Nurhadi menerangkan keunggulan serta dampak pelaksanaan Kampus Merdeka. Hingga saat ini, lebih dari 700.000 mahasiswa serta 2.600 mitra dunia usaha dan industri telah mendaftar untuk mengikuti program Kampus Merdeka. Jumlah mahasiswa aktif dalam program-program Kampus Merdeka mencapai lebih dari 100.000 mahasiswa berasal dari sekitar 2.600 perguruan tinggi di 35 provinsi. Lebih dari 500 perusahaan serta 117 perguruan tinggi luar negeri telah bergabung sebagai mitra.
“Dengan
mengikuti program-program ini, mahasiswa ditempatkan pada sebuah ekosistem yang
akan memupuk kreativitas, kemandirian, daya berpikir kritis, kemampuan bekerja
sama, serta aspek-aspek lainnya yang bermanfaat bagi pembentukan kepribadian
sekaligus persiapan karir masa depan,” terangnya.
Ia
mengungkapkan bahwa kebijakan MBKM yang diluncurkan pada tahun 2020 silam
menjadi salah satu bentuk dari perwujudan transformasi pendidikan tinggi di
Indonesia dan diharapkan mampu menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, keselarasan tujuan dan semangat dari seluruh
pemangku kepentingan diperlukan untuk meyakinkan pentingnya implementasi MBKM
di Indonesia.
Pada
kesempatan ini pula, Nurhadi mengajak awak media menjadi bagian dari upaya
publikasi atas praktik dan dampak positif penyelenggaraan MBKM termasuk untuk
turut mempublikasikan kegiatan-kegiatan MBKM seperti KM Fair.
Antusiasme terhadap penyelenggaraan KM Fair ditunjukkan oleh para pimpinan perguruan tinggi yang menyambut acara ini sebagai wujud niat baik pelaksana Kampus Merdeka untuk mendekatkan diri ke perguruan tinggi. Selain itu, animo terhadap acara ini juga datang dari alumni program MBKM di masing-masing kota, yang akan turut terlibat dalam penyelenggaraan KM Fair.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib