Mahasiswa di Irlandia Membatalkan Studi Karena Krisis Akomodasi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1665648285266_1665648297

Irlandia

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Erasmus yang terdaftar di universitas Irlandia mengalami kesulitan dalam mencari tempat tinggal di Irlandia karena krisis perumahan yang dihadapi negara tersebut.

The Journal telah melaporkan bahwa para mahasiswa ini telah meminta bantuan dari organisasi Erasmus di Irlandia dengan alasan kurangnya akomodasi mahasiswa sehingga mereka mempertimbangkan untuk membatalkan studi Erasmus mereka.

Presiden Jaringan Mahasiswa Erasmus Irlandia atau Erasmus Student Network Ireland (ESN), Cliona Peters mengatakan bahwa organisasi tersebut menerima banyak pesan di media sosial dan email dari para mahasiswa yang kesulitan mencari akomodasi.

Dia membenarkan bahwa untuk pertama kalinya mahasiswa mengatakan bahwa kurangnya akomodasi memaksa mereka untuk mempertimbangkan untuk membatalkan studi mereka dengan Erasmus.

“Mereka tidak ingin sampai di sini dan menjadi tunawisma. Sulit bagi mahasiswa Irlandia untuk menemukan tempat tinggal, tetapi mahasiswa Erasmus dirugikan karena mereka tidak mengenal siapa pun di negara ini,” katanya kepada The Journal.

Peningkatan Jumlah Mahasiswa yang Ditipu

Di luar itu, presiden ESN mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang telah ditipu menyetorkan uang untuk mengamankan perumahan sebelum meninggalkan negara asal mereka juga meningkat.

Organisasi tersebut mencatat bahwa situasi dengan mahasiswa yang ditipu sebelum pergi ke Irlandia lebih umum daripada jumlah mahasiswa yang mencari tempat tinggal.

Sekilas Mengenai Erasmus

Erasmus+ merupakan program Uni Eropa yang dibuat untuk mendukung pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga Eropa.

Periode 2021-2027 diperkirakan memiliki anggaran lebih dari €26 miliar atau sekitar Rp 394,2 triliun.

Keprihatinan Orang Tua Mahasiswa

Selama bulan Juli, ESN juga menerima banyak pesan dari orang tua mahasiswa yang menyatakan keprihatinan atas anak-anak mereka dalam situasi ini dan meminta bantuan.

Pada bulan lalu, Kedutaan Besar Prancis di Irlandia memperingatkan mahasiswa bahwa Irlandia sedang menghadapi krisis perumahan yang parah dan menyarankan mereka untuk berhati-hati terhadap penipuan sewa dan tidak membayar perumahan kecuali mereka telah bertemu dengan pemilik atau agen real estat sebelumnya.

Krisis Perumahan di Negara Lain

Mahasiswa internasional juga terkena dampak krisis perumahan di negara lain. Di Swedia, krisis telah kembali seperti sebelum pandemi Covid-19, memburuk di enam wilayah studi tahun ini.

Pelajar di Portugal juga melaporkan kesulitan mencari tempat tinggal karena kurangnya pasokan perumahan dan harga sewa yang terlalu tinggi .

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681477683680_1681477517

Saintek

Mahasiswa Internasional Harus Mengikuti Ujian Akhir di Ukraina

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Asia dan Afrika yang meninggalkan Ukraina setelah Rusia menginvasi negara itu pada 24 Februari 2022 telah diberitahu bahwa mereka harus mengikuti tes yang diperlukan di