Mahasiswa ITS Manfaatkan Sekam Padi untuk Pengendalian Pencemaran Air Sungai

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1667143776239_1667143865

Mahasiswa ITS cegah pencemaran sungai dengan media sekam padi. (Dok. Humas ITS)

SIAPBELAJAR.COM- Inovasi kembali datang dari Mahasiswa ITS. Mereka menggagas ide pemanfaatan sekam padi sebagai upaya pengendalian pencemaran air di sungai Kalimas.

Ketua tim, Muhammad Habib Tanwirul Ulum Habib menyatakan bahwa sungai Kalimas memiliki kandungan kromium (VI) yang melebihi batas ambang maksimum.

Padahal menurut Habib, kadar maksimum kandungan kromium (VI) di dalam air yang diperbolehkan sesuai aturan pemerintah adalah 0,05 miligram per liter.

“Logam kromium (VI) sangat berbahaya apabila masuk ke tubuh karena dapat menyebabkan kanker,” tuturnya.

Setelah itu, ia dan timnya melakukan penelitian terkait penjernihan air sungai Kalimas. Sungai Kalimas dipilih karena merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar sekaligus termasuk salah satu ikon kota Surabaya.

Setelah melakukan studi literatur terhadap penelitian terdahulu, ia dan tim memutuskan menggunakan sekam padi yang dikeringkan lalu dicampur dengan asam klorida dan natrium hidroksida untuk menjernihkan air. 

Mahasiswa Departemen Teknik Kimia ini menuturkan bahwa sekam padi dipilih karena memiliki kandungan selulosa yang tinggi, yakni sebesar 35%. Kandungan ini, menurutnya diperlukan untuk mengadsorpsi kromium (VI) agar tidak beracun. 

“Untuk dapat mengikat logam kromium (VI), sekam padi harus diaktivasi dulu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses aktivasi bertujuan untuk menghilangkan senyawa lignin pada sekam padi yang menghambat proses absorpsi. Sebab menurutnya, senyawa lignin memiliki struktur yang berukuran besar sehingga dapat menutupi selulosa dan mengganggu proses reaksi. 

Lebih lanjut lagi, Habib menyebut penelitian terdahulu dengan menggunakan sekam padi yang diarangkan dirasa kurang efektif. Pasalnya, kandungan selulosa pada sekam padi dapat ikut hilang karena adanya proses pembakaran.

Oleh karena itu, Habib dan tim menggunakan cara lain untuk mengaktivasi kandungan selulosa tanpa mengubah komposisinya.

Bersama empat anggota tim lain, yaitu Andhika Fathurrohman, Anugerah Pratama Manurung, Brilliana Ayu Putri Herlisya, dan Pasca Purwaning Dyah Ayu, mereka meneliti beberapa titik aliran sungai Kalimas.

Sampel yang diambil pada sungai Ngagel, Keputran, Ketabang, dan Bubutan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh logam kromium (VI) mencemari aliran sungai Kalimas.

Lebih lanjut, alumnus MAN 2 Lamongan ini mengatakan bahwa penelitiannya masih belum bisa diimplementasikan dalam skala besar. Namun, ia berharap agar hal ini dapat terus dikembangkan. 

“Masyarakat tidak perlu menggunakan bahan kimia untuk mengangkat kandungan kromium (VI) dalam air karena terdapat sekam padi yang alami dan mudah didapatkan,” ungkapnya.

Hebatnya lagi, inovasi yang dilakukan oleh Habib dan tim ini berhasil meraih penghargaan karya terbaik dalam ajang Energy Competition yang diadakan oleh Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur pada awal 9 Oktober lalu.

“Sebagai mahasiswa, kami ingin memberikan kontribusi terhadap lingkungan dengan melakukan inovasi yang bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1668552946731_1668553052

Saintek

Juara 1 FSAD FAIR, Siswa MAN 1 Kudus Raih Golden Tiket Masuk ITS Surabaya

SIAPBELAJAR.COM - Tim Riset MAN 1 Kudus berhasil meraih Juara I FSAD FAIR 2022. Sesuai namanya, ajang ini diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Novem
1667143776239_1667143865

Saintek

Mahasiswa ITS Manfaatkan Sekam Padi untuk Pengendalian Pencemaran Air Sungai

SIAPBELAJAR.COM- Inovasi kembali datang dari Mahasiswa ITS. Mereka menggagas ide pemanfaatan sekam padi sebagai upaya pengendalian pencemaran air di sungai Kalimas.Ketua tim, Muhammad Habib Tanwirul U
1665885889806_1665885959

Saintek

ITS Lantik 91 Insinyur Terbanyak di Jawa Timur

SIAPBELAJAR.COM - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali melantik 91 insinyur baru yang terdiri dari 43 dosen ITS, 42 masyarakat umum, dan enam orang dari perusahaan yakni PT Dharma Lautan
1663813829949_1663814059

Trending

PKM Awards Kemendikbud : ITS Masuk Kampus Terbaik 2022

SIAPBELAJAR.COM - Direktorat Jenderal Pendidikan , Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) resmi mengumumkan pemenang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Awards 2022 melalui laman Instagramnya @ditj
1660171951280_1660171990

Saintek

Hasna, Mahasiswa Termuda di ITS 2022

SIAPBELAJAR.COM- Hasna Nur Shadrina dinobatkan sebagai mahasiswa termuda pada pengukuhan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tahun akademik 2022/2023, Selasa (9/8).Dilansir dari s