SIAPBELAJAR.COM - Konsul
Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya
terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020
dipersilakan untuk belajar di Rusia karena silabusnya sama dengan yang ada di
Ukraina.
“Mahasiswa India yang
meninggalkan Ukraina dapat melanjutkan pendidikan mereka di Rusia karena silabus
kedokterannya hampir sama dengan Ukraina. Mereka tahu bahasa rakyatnya, seperti
di Ukraina, kebanyakan dari mereka berbicara bahasa Rusia. Mereka sangat
diterima di Rusia,” kata Oleg Avdeev.
Ia juga mengatakan
bahwa mahasiswa internasional di Rusia mengalami kenaikan, yang artinya jumlah
mahasiswa yang mengajukan beasiswa di Rusia semakin meningkat.
Pada awal tahun ini,
lebih dari 800 mahasiswa kedokteran internasional terjebak di kota Sumy di
Ukraina, kebanyakan dari mereka merupakan mahasiswa India dan Afrika yang
belajar di Sumy State University.
Negara Asal Mahasiswa Internasional di Ukraina
Menurut data dari Pusat
Pendidikan Internasional Negara Ukraina, total 76.548 mahasiswa internasional
terdaftar di universitas di Ukraina pada tahun 2020.
Mahasiswa ini sebagian
besar berasal dari India sebanyak 18.095 orang, Maroko sebanyak 8.832 orang,
Turkmenistan sebanyak 5.322 orang, Azerbaijan sebanyak 4.628 orang, Nigeria sebanyak
4.227 orang, Tiongkok sebanyak 4.055 orang, Turki sebanyak 3.999 orang, dan lain-lain.
Karena keadaan di Ukraina,
sejak perang dimulai, universitas di seluruh dunia telah membuka pintu bagi mahasiswa
dari Ukraina yang terpaksa meninggalkan negara itu serta menawarkan mereka
untuk melanjutkan studi di institusi tersebut.
Peningkatan Jumlah Pelajar India yang Belajar di
Luar Negeri
Sebuah laporan RedSeer
yang diterbitkan pada Oktober tahun lalu memproyeksikan bahwa jumlah pelajar
India di luar negeri akan menjadi sekitar 2 juta pada tahun 2024.
Sumber yang sama
kemudian mengungkapkan bahwa sebanyak 770.000 pelajar India terdaftar di
institusi pendidikan tinggi di luar negeri pada saat itu, meningkat 20% dari
tahun 2016 ketika jumlah pelajar India yang belajar di luar negeri mencapai
440.000 pelajar.
“Sementara sektor ini
menghadapi pertumbuhan yang terhambat pada tahun 2020-2021 karena perbatasan
internasional ditutup untuk memerangi Covid, tetapi diharapkan mendapatkan
kembali momentumnya saat semuanya menjadi normal. Kami optimis tentang
pertumbuhan segmen ini di tahun-tahun mendatang. Penelitian kami menunjukkan
bahwa jumlah siswa India yang belajar di luar negeri akan mencapai sekitar 1,8
juta pada tahun 2024,” kata laporan itu.
Jumlah Pelajar India yang Melanjutkan Studi ke Luar
Negeri
Pada awal tahun 2022,
jumlah pelajar India yang pergi ke negara lain untuk melanjutkan studi adalah
sebanyak 133.135 siswa, meningkat dari tahun 2020.
Pada musim panas ini,
pelajar internasional yang meninggalkan zona konflik dan pindah ke Jerman
menghadapi tenggat waktu untuk mengajukan permohonan izin tinggal tetap di
Jerman atau meninggalkan negara itu.
Saintek
Saintek
Saintek
Religi
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib