Antisipasi Kepunahan Bahasa Lokal Mendikbudristek Luncurkan Merdeka Belajar Episode 17

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1673736447117_1673736329

Ilustrasi : Belajar Mengajar di Sekolah Dasar

SIAPBELAJAR.COM - Bahasa daerah terancam punah karena tidak lagi digunakan oleh para penuturnya serta tidak lagi diwariskan kepada generasi berikutnya (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz). Untuk Menyembuhkan Bahasa Daerah, Menteri Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) meluncurkan Kebijakan Merdeka Belajar Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Salah satu program kebijakan ini adalah menerapkan bahasa daerah dalam muatan lokal (Mulok) di Sekolah.

Setelah merevitalisasi 39 bahasa daerah di 13 provinsi pada tahun 2022, di tahun 2023 Kemendikbudristek menargetkan Revitalisasi Bahasa Daerah dilakukan kepada 17 provinsi. Agar kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan optimal, maka sejak awal kolaborasi yang baik antara pemangku kebijakan harus berjalan dengan optimal terutama antara Kemendikbudristek dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Dalam waktu yang cepat, Dinas Pendidikan perlu menyusun kurikulum untuk Mata Pelajaran Bahasa Daerah. Hal tersebut dapat tercapai dengan efektif dan efisien dengan koordinasi dan kolaborasi yang baik antara Dinas Pendidikan dan Balai Bahasa di Daerah. Balai Bahasa di Daerah berperan dalam pengembangan dan pembinaan Bahasa Daerah. Bahkan Pemerintah Daerah dan Balai Bahasa di Daerah harus terus berkolaborasi dalam mensukseskan implementasi kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah.

Dengan masuknya Mulok Bahasa Daerah di sekolah, Pemerintah Daerah juga perlu menyiapkan sejumlah tenaga pengajar Bahasa Daerah untuk bertugas dan mengajar di sekolah-sekolah. Artinya Pemerintah Daerah perlu melakukan rekrutmen untuk pengadaan Guru Bahasa Daerah. Tenaga pengajar tersebut tentunya harus memiliki kompetensi dalam mengajar bahasa daerah. Di tahun-tahun sebelumnya, guru Bahasa Daerah belum masuk dalam formasi penerimaan PPPK dan CPNS. Oleh karena itu Pemerintah Daerah perlu menyiapkan dan mengajukan formasi PPPK dan CPNS di tahun 2023 bagi tenaga pengajar Bahasa Daerah.

Selain permasalahan Kurikulum dan SDM atau tenaga pengajar Bahasa Daerah, ketersediaan anggaran di daerah juga menjadi hal yang penting. program kegiatan pemerintah pusat yang dilakukan di daerah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk mendukung pelaksanaan program kebijakan Revitalisasi Daerah, Pemerintah Daerah perlu mengalokasikan sejumlah anggaran terutama untuk pengadaan tenaga pengajar.

Idealnya kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan program Revitalisasi Daerah sudah dipertimbangkan dan direncanakan sebelumnya oleh Pemerintah Daerah, terutama 17 provinsi yang menjadi target penerapan Revitalisasi Daerah pada tahun 2023. Kegiatan-kegiatan tersebut seharusnya sudah tertuang dalam Rancangan APBD Tahun 2023 sehingga implementasi Kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah dapat berjalan dengan optimal di 17 provinsi yang menjadi sasaran.

Semoga dengan kolaborasi yang baik antara pemangku kepentingan dalam hal penyediaan tenaga pengajar Bahasa Daerah ini, ke depannya akan banyak melahirkan peserta didik yang fasih berbahasa daerah. Kemudian Bahasa daerah dapat dilestarikan sebagai salah satu karakter Bangsa Indonesia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682467957492_1682468114

Saintek

Kemendikbudristek Bawa Delegasi Hasil dari Program Merdeka Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pada Hannover Messe kali ini Kemendikbudristek membawa delegasi dari berbagai satuan pendidikan yang merupakan hasil dari program Merdeka Belajar. Khusus pada bidang vokasi, Kemendik
1677106307630_1677106972

Saintek

Nadiem Tekan Dua Dimensi Kunci Pendidikan Vokasi

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menekankan dua dimensi kunci dari pendidikan vokasi yaitu dimensi kebekerjaan atau kewirausahaan lulusan sert
1676932624458_1676932791

Saintek

Nadiem Tetapkan Guru Besar UIN Jakarta Bidang Ilmu Matematika

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim kembali menetapkan guru besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Syahid)
1673736447117_1673736329

Saintek

Antisipasi Kepunahan Bahasa Lokal Mendikbudristek Luncurkan Merdeka Belajar Episode 17

SIAPBELAJAR.COM - Bahasa daerah terancam punah karena tidak lagi digunakan oleh para penuturnya serta tidak lagi diwariskan kepada generasi berikutnya (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,
1673393405128_1673393482

Saintek

Mendikbudristek: Semangat Kampus Merdeka di Sulawesi Utara Luar Biasa

SIAPBELAJAR.COM - Setelah meninjau transformasi pendidikan di Kota Tomohon, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim berkunjung ke Universitas Neger