Skema 8+i, Upgrade D-3 Jadi Sarjana Terapan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1653622350692_1653622396

Skema 8+i

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto menyatakan, untuk meningkatkan (upgrade) D-3 menjadi sarjana terapan harus dilakukan bersama DUDI dengan skema taut suai (link and match) 8 + i.

“Di antaranya mencakup kurikulum yang disusun bersama dan berstandar DUDI; sertifikasi kompetensi guru, dosen, dan peserta didik yang sesuai standar dan kebutuhan DUDI; project based learning; menghadirkan ahli dari industri secara rutin untuk mengajar; dan seterusnya,” paparnya.

Adapun industri yang menjadi pengguna (user) lulusan, boleh berupa usaha mikro kecil menengah (UMKM), kecil, besar, maupun pemerintah daerah. Wikan menekankan bahwa kebersamaan harus dibangun antara perguruan tinggi vokasi (PTV) dan DUDI. “Paket menu link and match pada intinya adalah keterlibatan DUDI dalam semua aspek penyelenggaraan pendidikan vokasi. Kita “masak bersama” menu yang dibutuhkan industri,”ujar Wikan.

Lebih lanjut, Wikan menjelaskan bahwa huruf “i” pada skema 8+i ini, dapat bermacam-macam. Misalnya, beasiswa/ikatan dinas dari industri, atau super tax deduction yang merupakan motor luar biasa bagi vokasi.

“Kita sudah punya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 128 Tahun 2019 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto atas Penyelenggaraan Kegiatan Praktik Kerja, Pemagangan, dan/atau Pembelajaran dalam rangka Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Tertentu; maka insentif pemotongan pajak ini adalah peluang besar bagi kampus vokasi meningkatkan D-3 menjadi sarjana terapan. Intinya, buatlah Program Sarjana Terapan, tapi lakukan bersama industri,” ungkapnya.

Insentif bagi PTV dikatakan Wikan merupakan peringkat akreditasi. “Kemungkinan akan tetap tergantung dari tingkat kesiapan, nama Program Studi Sarjana Terapan disesuaikan dengan nomenklatur, mahasiswa D-3 saat ini (existing) statusnya akan berubah menjadi mahasiswa D-4,”tambahnya seraya menerangkan bahwa kelak saat lulus, mahasiswa tersebut bergelar Sarjana Terapan (S.Tr).

Anggota Tim Pakar Pengembangan Kelembagaan Vokasi Suhendrik Hanwar menjelaskan bahwa jika PTV diberikan izin meningkatkan program D-3 menjadi D-4, maka diharapkan ke depan akreditasi prodi D-3 dan D-4 akan sama. Selanjutnya, PTV yang mengajukan peningkatan akan dievaluasi kelayakannya oleh Ditjen Diksi. Kemudian, apabila sudah memenuhi syarat, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan melakukan pengawasan (surveillance).

“Keuntungan program ini adalah peringkat akreditasi boleh jadi tetap, apabila prodi yang diusulkan peringkat akreditasinya A, dan kalau memenuhi syarat, D-4-nya berakreditasi A. Kalau ada yang di bawah itu, akan disesuaikan oleh BAN-PT dalam waktu tertentu, agar akreditasinya dapat sama dengan prodi sebelumnya. Kita tetap berharap, antara akreditasi D-3 dengan D-4 sama,” tutur Suhendrik.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1653622350692_1653622396

Saintek

Skema 8+i, Upgrade D-3 Jadi Sarjana Terapan

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto menyatakan, untuk meningkatkan (upgrade) D-3 menjadi sarjana terapan harus dilakukan bersama DUDI dengan skema taut suai (link and m
1653619612815_1653619673

Saintek

Lima Area Revitalisasi Pendidikan Vokasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Kick Off Program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
1653618981506_1653619066

Trending

Produk Unggulan SMK Warga Surakarta Berhasil Saingi Produk Impor

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengapresiasi produk bucket yang dihasilkan oleh SMK Warga Surakarta. Bucket, sejenis alat berat berukuran besar yang biasa dipakai pertambangan (
1653452384624_1653452456

Unduh

Kompetensi Kunci Utama bagi Lulusan Pendidikan Vokasi

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto menekankan bahwa kompetensi merupakan kunci utama bagi para lulusan pendidikan
1653367924068_1653368001

Unduh

Pentingnya Bangun Institusi Pendidikan Vokasi Berkualitas

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto menegaskan pentingnya membangun institusi pendidikan vokasi yang berkualitas. H