Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila akan Diterapkan Dalam Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022/2023
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka akan diterapkan mulai tahun ajaran 2022/2023.
Nadiem menuturkan pembelajaran pendidikan Pancasila akan dilakukan dengan proses yang menyenangkan.
"Implementasi Pendidikan Pancasila melalui Kurikulum Merdeka mengedepankan proses belajar yang menyenangkan dan relevan sehingga anak-anak kita memahami cara mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari," ujar Nadiem dalam keterangan tertulis pada Jumat (3/6/2022).
Baca juga: Di Balik Kecerdasan Maudy Ayunda
Penerapan mata pelajaran Pendidikan Pancasila ini, kata Nadiem, sebagai komitmen Pemerintah untuk mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 mengenai Standar Nasional Pendidikan.
Oleh karena itu, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam kurikulum Merdeka akan diterapkan pada lebih dari 140.000 satuan pendidikan pada 2022/2023. Mulai dari jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi di seluruh Indonesia.
"Selain itu, melalui unit kerja Pusat Penguatan Karakter, kami juga mengkampanyekan enam profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan besar dari pendidikan karakter berbasis Pancasila," ucap Nadiem.
Enam profil tersebut diambil dari nilai-nilai Pancasila, yang meliputi beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib