Generasi Muda Dapat Menciptakan Perubahan di Ruang Digital

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1654526355392_1654526420

Ilustrasi generasi muda dapat menciptakan perubahan di ruang digital

Usia muda adalah usia produktif. Pada usia produktif tersebut, kaum muda dapat memainkan peran penting dalam kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada era ini, di mana dunia terikat dengan perkembangan teknologi digital, generasi muda diharapkan dapat berada di garis depan untuk melakukan perubahan, inovasi, pembangunan dan perdamaian.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mendorong generasi muda Indonesia untuk turut berperan dalam pelembagaan transformasi digital di Asia Tenggara. Generasi muda yang terlahir di era digital dinilai merupakan agen perubahan dalam ruang digital.

“Kaum muda yang akan menentukan apakah jargon ASEAN yakni 'ASEAN, a digitally connected community' dapat terwujud pada tahun 2025 nanti dan seterusnya,” ujar Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi dalam sambutannya pada Konferensi Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara - Universitas Gadjah Mada (UGM ASEAN Conference) 2022, Sabtu (04/06/2022).

Dedy juga menjabarkan peran penting generasi muda dalam pengembangan keterampilan digital selama pandemi berlangsung. Hal ini didasari oleh laporan ASEAN Digital Generation Report 2021 yang dirilis World Economic Forum dan Sea Ltd.

“Sebanyak 36% responden mengakui bahwa sebagian besar keterampilan digital diajarkan oleh remaja berusia 16-35 tahun. Oleh karenanya penting bagi para pemuda untuk meningkatkan keterampilan digital mereka,” ungkap Dedy.

Dedy juga menjelaskan pentingnya generasi muda untuk terus pertahankan status keahlian dan meningkatkan hard-skill guna menjadi bagian dari transformasi digital. Selain hard-skill, soft skill juga perlu untuk ditingkatkan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Kemkominfo menyediakan program-program keterampilan digital yang dapat mendukung generasi muda untuk mengembangkan talenta digital. Program-program ini menargetkan para generasi muda pada tiga level keterampilan.

“Pertama, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi yang menyasar keterampilan digital dasar. Lalu keterampilan digital tingkat menengah didorong lewat berbagai kerja sama dengan perusahaan teknologi global dalam program Digital Talent Scholarship (DTS). Sementara keterampilan digital tingkat lanjutan disiapkan melalui program Digital Leadership Academy (DLA),” jelas Stafsus Menkominfo.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687217982535_1687218027

Saintek

Satelit Satria1 Andalan Internet Indonesia di Wilayah 3T

Mediana.id - Satelit Republik Indonesia (Satria1) merupakan satelit internet pertama milik Pemerintah Indonesia yang akan segera diluncurkan ke angkasa. Satelit ini memiliki misi untuk menyediakan aks
1687177552135_1687177564

Saintek

SMA Putra Darut Tauhid Gelar Pendampingan Sistem Digitalisasi

Mediana.id - SMA Putra Darut Tauhid menggelar pendampingan sistem digitalisasi 14 Juni 2023. Kegiatan ini diikuti oleh PIC dari SMA Putra Darut Tauhid, Bapak Nurdin, tim, dan staf-staf dari SMA Putra
images_1686809826

Saintek

5 Cara Menarik Menggunakan Chat GPT

Mediana.id - Chat GPT adalah sebuah teknologi yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan mesin yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan teks yang relevan dan kreatif. Chat GPT bisa
1686488025874_1686488051

Ekonomi

Koperasi di Era Digital : Peluang dan Tantangannya

Mediana.id - Koperasi di era digital adalah koperasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja, layanan, dan kesejah
Krem Merah Minimalis Spanduk Pameran Budaya Indonesia (3)_1686449338

Saintek

Aplikasi Hijrah: Solusi Core Banking Syariah untuk Koperasi BMT dan BPRS

Mediana.id - Aplikasi Hijrah adalah aplikasi core banking syariah yang diperuntukkan untuk mengelola keuangan koperasi, BMT, dan BPRS. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Benkel Aplikasi Nusantara, sebu