SIAPBELAJAR.COM - Makan sambil berbicara memang Sering dikaitkan dengan etika. Ternyata larangan itu bukan hanya sekadar mitos belaka. Makan sambil berbicara adalah faktor yang menyebabkan banyak orang tersedak.
Baca juga: Cara Daftar KIP Kuliah Kemendikbud Tahun 2022
Saat kita berbicara dan hendak menelan makanan, epiglotis tidak akan menutup laring. Laring merupakan saluran pernafasan. Saat kita makan sambil berbicara yang seharusnya makanan masuk melewati faring untuk masuk ke esophagus, akibatnya makanan yang sedang ditelan masuk ke dalam laring yang merupakan saluran pernapasan.
Baca juga: Dehidrasi Dapat Sebabkan Terjadinya Gagal Ginjal
Masuknya makanan ke laring dapat mengganggu jalannya pernapasan yang membuat orang tersedak. Oleh karena itu, saat kita makan, disarankan untuk tidak berbicara agar epiglotis dapat menutup saluran laring sehingga makanan tidak akan masuk ke saluran pernapasan.
Epiglotis Terbuka Saat Bernapas
Epiglotis tegak dan terbuka saat istrahat, memungkinkan udara masuk ke laring dan paru-paru. Ketika seseorang berbicara, epiglotis berada dalam keadaan terbuka, karena faring membutuhkan udara untuk memproduksi suara.
Baca juga: Pentingnya Literasi di Era Digital
Tersedak ketika makan sambil berbicara Saat berbicara, epiglotis akan membuka pintu masuk ke dalam trakea untuk menyuplai udara.Sedangkan, ketika menelan makanan epiglotis harus tertutup agar makanan tidak masuk ke trakea.
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib