Timnas Indonesia Gacor di Level Junior

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1661051604270_1661051778

Timnas Indonesia Gacor di Level Junior.

SIAPBELAJAR.COM - Saat bertemu dengan Timnas Indonesia U-16 pada Rabu (17/8/2022) lalu, Presiden Joko Widodo menyebut para pemain Skuad Garuda Muda biasanya mengalami penurunan performa menginjak level yang lebih senior.

Seperti diketahui, prestasi Timnas Indonesia memang cukup bagus di level junior. Dalam satu dekade terakhir, Skuad Garuda Muda sukses meraih gelar juara dalam beberapa turnamen level Asia Tenggara.

Terbaru, Timnas Indonesia U-16 berhasil menjadi juara Piala AFF U-16 2022 di Yogyakarta setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di babak final.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto sempat mengungkapkan ada dua kondisi yang dapat membuat para pemain layu sebelum berkembang.

Pertama adalah pola hidup. Banyak pemain muda yang kariernya mandek atau tidak meningkat karena tidak bisa menjaga pola hidupnya.

Contohnya, pemain merasa cepat puas, tidak lagi berlatih secara keras, dan minim keinginan untuk terus berkembang. 

Star Syndrome

Kedua adalah terbuai dengan pencapaian. Star syndrome menjadi hal berbahaya bagi pemain. Pemain seolah sudah menjadi bintang dengan gelar di level junior.

"Selanjutnya, menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan membuat pemain muda ini tidak layu sebelum berkembang," tutur Nova Arianto.

"Karena banyak kasus dan pengalaman yang sudah ada, pemain tidak bisa menjaga pola hidup dan terlena dengan prestasi yang sudah diraih."

"Sehingga membuat performa pemain turut ketika mereka naik kelas di level usia di atasnya," terang asisten pelatih Timnas Indonesia itu.

Kualitas Tim Junior Lain

Duel Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar U-16 di semifinal Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/08/2022) malam WIB. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Kualitas negara lain di level junior juga tidak terlalu superior. Australia U-16 misalnya, yang babak belur di penyisihan grup Piala AFF U-16 2022.

Padahal di level senior, Timnas Australia menempati peringkat ke-39 FIFA atau tim terkuat keempat di keanggotaan AFC.

Australia U-16 menjadi tim juru kunci di Grup C Piala AFF U-16 2022 dengan raihan satu poin dan kalah bersaing dari Myanmar hingga Malaysia.

Korea Selatan U-19 bahkan pernah dikalahkan Timnas Indonesia U-19 2-3 dalam Kualifikasi Piala Asia U-19 2014 pada 2013.

Namun, Timnas Korea Selatan level senior yang berada di posisi ke-28 ranking FIFA jauh di atas Timnas Indonesia yang menduduki urutan ke-155.

Kualitas Tim Junior Lain

Selebrasi Timnas Indonesia U-19 saat meraih gelar Piala AFF 2013 (c) aseanfootball.org

Timnas Indonesia level junior sudah tiga kali juara dalam satu dekade terakhir, berbanding nol dengan timnas senior.

Timnas Indonesia U-19 menjadi pelopor juara di level junior setelah keluar sebagai kampiun Piala AFF U-19 2013.

Timnas Indonesia U-19 terus dieluk-elukan setelah menjuarai Piala AFF U-19 2013. Ketika itu, armada Indra Sjafri ini dianggap sebagai masa depan sepak bola Indonesia.

Timnas Indonesia U-19 juga sempat mengalahkan Korea Selatan 3-2 yang diperkuat penyerang yang saat ini berseragam Wolverhampton Wanderers, Hwang Hee-chan dalam Kualifikasi Piala Asia U-19 2014 pada 2013.

Secara perlahan, karier alumnus Timnas Indonesia U-19 tergerus. Hampir satu dekade berselang, hanya beberapa pemain yang mampu tetap eksis di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Siapa saja pemain Timnas Indonesia U-19 yang bertahan di skuad Timnas Indonesia senior saat ini? Jawabannya tidak ada. Nama-nama seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, Zulfiandi mulai kalah bersaing. 

Timnas Indonesia U-22

Para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan gol yang dicetak Evan Dimas ke gawang Myanmar U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (7/12). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Timnas Indonesia level usia sempat kembali menjadi juara tatkala timnas U-22 membawa pulang trofi Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.

Timnas Indonesia U-22 berhasil keluar sebagai kampiun Piala AFF U-22 berkat tangan dingin pelatih Indra Sjafri yang mengalahkan Thailand 2-1 di partai puncak.

Kala itu, timnas U-22 berkekuatan 23 pemain, mulai dari Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, hingga Rachmat Irianto.

Nasib para pemain Timnas Indonesia U-22 2019 lebih baik dari timnas U-19 2023. Pasalnya, Asnawi, Witan, dan Irianto menjadi tulang punggung timnas senior ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1688786633635_1688786862

Seniraga

Sejarah Sepak Bola: Dari Cina Kuno hingga FIFA

Mediana.id - Sepak bola adalah olahraga yang paling populer di dunia saat ini. Jutaan orang di berbagai negara menyukai dan memainkan olahraga ini, baik sebagai pemain maupun sebagai penonton. Sepak b
1687185620653_1687185630

Seniraga

Timnas Indonesia Kalah 0-2 dari Argentina di FIFA Matchday

Mediana.id - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 0-2 dalam laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam. G
1687091911422_1687091931

Seniraga

Indonesia vs Argentina : Ujian Berat Tim Merah Putih Hadapi Sang Juara Dunia

Mediana.id - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Argentina di FIFA Match Day yang akan berlangsung pada Senin (19/6/2023) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
1686972028117_1686972040

Seniraga

Timnas Argentina Tiba di Indonesia Siapa Saja Bintang yang Ikut Serta

Mediana.id -  Tim Nasional Argentina (Timnas) telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Jumat 16 Juni 2023 pukul 21.50 WIB. Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bo
1686908010544_1686908020

Seniraga

Messi Batal ke Indonesia Penggemar Kecewa dan Minta Refund Tiket

Mediana.id - Lionel Messi, bintang sepak bola Argentina, dikabarkan tidak akan datang ke Indonesia untuk melawan timnas Indonesia pada 19 Juni 2023. Kabar ini mengecewakan banyak penggemar yang sudah