Proses Naturalisasi Sandy dan Jordi Digojlok Oleh DPR

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1661765560657_1661765590

Sandy dan Jordi semakin dekat dengan Timnas Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Komisi III DPR RI menerima permohonan naturalisasi pemain asal Belanda Sandy Walsh dan pemain asal Spanyol Jordi Amat Mass dalam rapat kerja di Gedung Nusantara II, Senin (29/8).

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto yang memimpin sidang tersebut menyimpulkan bahwa pertimbangan pemberian kewarganegaraan oleh PSSI lewat Kemenpora dan Kemenkumham diterima.

"Untuk kali ini kami tawarkan sekali lagi komisi III apakah dapat menyetujui permohonan Sandy Walsh dan Jordi Amat Mass untuk menjadi warganegara Indonesia?" kata Bambang yang disambut "Setuju," oleh anggota yang hadir. Palu pun diketuk sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebelum DPR menyetujui naturalisasi Sandy dan Jordi, Menpora Zainudin Amali memberikan kata pengantar pertimbangan pemberitaan kewarganegaraan. Selaras kemudian Wamenkumham Edward Omar Sharief Hiariej menjelaskan permohonan tersebut, dan terakhir Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan soal alasan permohonan kewarganegaraan.

Usai itu Sandy dan Jordi diperkenankan menyampaikan sekata dua kata secara bergantian. Keduanya menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Pada Senin (29/8) tersebut keduanya hadir secara virtual dengan mengenakan batik.

Tidak Ada Perdebatan

Secara bergantian perwakilan dari 28 anggota DPR yang hadir menyampaikan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang disampaikan adalah soal keabsahan dokumen, sehingga nantinya tidak ada kendala sebelum bertanding.

"Kami pastikan dokumen keduanya sesuai dengan aturan yang berlaku. Kita pastikan sesuai prosedur," kata Edward Omar dalam sesi tanya-jawab dengan anggota DPR.

Ketua Umum PSSI menyampaikan banyak hal dalam sidang tersebut. Pertanyaan demi pertanyaan anggota dijawab dengan lugas. Nyaris tak ada perdebatan mengenai alasan kedua pemain harus dinaturalisasi.

"Sebagai informasi bapak pimpinan, tanggal 24 dan 27 September nanti kita akan melawan Curacao, tim peringkat ke-84 FIFA. Kami memohon izin agar sebelum FIFA matchday kedua pemain bisa kami mainkan," kata Iriawan.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1688786633635_1688786862

Seniraga

Sejarah Sepak Bola: Dari Cina Kuno hingga FIFA

Mediana.id - Sepak bola adalah olahraga yang paling populer di dunia saat ini. Jutaan orang di berbagai negara menyukai dan memainkan olahraga ini, baik sebagai pemain maupun sebagai penonton. Sepak b
1687185620653_1687185630

Seniraga

Timnas Indonesia Kalah 0-2 dari Argentina di FIFA Matchday

Mediana.id - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 0-2 dalam laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam. G
1687091911422_1687091931

Seniraga

Indonesia vs Argentina : Ujian Berat Tim Merah Putih Hadapi Sang Juara Dunia

Mediana.id - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Argentina di FIFA Match Day yang akan berlangsung pada Senin (19/6/2023) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
1686972028117_1686972040

Seniraga

Timnas Argentina Tiba di Indonesia Siapa Saja Bintang yang Ikut Serta

Mediana.id -  Tim Nasional Argentina (Timnas) telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Jumat 16 Juni 2023 pukul 21.50 WIB. Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bo