SIAPBELAJAR.COM- Apa itu HIV? HIV adalah singkatan dari human immunodeficiency virus, yakni jenis virus yang menyerang sel kekebalan tubuh yang disebut sel CD4. Ini adalah jenis sel darah putih yang beredar di seluruh tubuh, yang dapat mendeteksi infeksi atau terjadinya masalah pada sel lain.
Mengutip dari Medical News Today, HIV adalah salah satu penyakit menular seksual yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Tanpa pengobatan, infeksi akibat HIV dapat berkembang ke stadium lanjut, yang disebut AIDS.
HIV menyusup ke sel CD4, menggunakannya untuk membuat lebih banyak virus, dengan demikian, virus-virus ini akan menghancurkan sel-sel kekebalan dan mengurangi kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi dan penyakit lainnya.
Berkat kemajuan di bidang kesehatan, orang dengan HIV dapat memiliki akses ke perawatan kesehatan yang berkualitas. Jika orang dengan HIV menerima pengobatan yang tepat, maka risiko mengembangkan AIDS akan rendah.
Banyak orang dengan HIV tetap dapat hidup normal dan berkualitas, dan juga memiliki harapan hidup yang tinggi, jika ia rutin meminum obat. Status HIV bisa menjadi undetected dan non transmitted jika orang dengan HIV mengonsumsi obat antiretroviral atau ARV secara rutin, sesuai dengan yang disarankan oleh dokter.
Namun, ketika orang dengan HIV tidak menjalani pengobatan secara rutin, maka sistem kekebalan tubuh secara bertahap akan melemah. Ini bisa meningkatkan risiko HIV stadium 3 atau AIDS. AIDS adalah singkatan dari acquired immune deficiency syndrome, yakni stadium lanjut dari HIV.
Penyebab HIV
HIV dapat menular ketika tubuh kita terpapar dengan cairan tubuh yang mengandung virus dari seseorang yang mengidap HIV. secara khusus, HIV dapat menular melalui:
-Darah
-Air mani
-Cairan praejakulasi
-Cairan vagina
-Cairan rektum
-ASI
-Berbagi jarum suntik
Beberapa gejala awal HIV yang bisa diwaspadai, yakni:
1. Demam
2. Tubuh meriang
3. Berkeringat, terutama di malam hari
4. Pembengkakan pada kelenjar getah bening
5. Kelelahan
6. Tubuh melemah
7. Sering alami nyeri, terutama nyeri sendi
8. Nyeri otot
9. Sakit tenggorokan
Jika orang dengan HIV tidak menerima pengobatan yang efektif, virus akan melemahkan kemampuan tubuhnya untuk melawan infeksi, sehingga membuatnya mengalami penyakit yang serius.
Ketika sel CD4 sudah sangat berkurang, atau tepatnya kurang dari 200 sel per milimeter kubik, maka dokter mungkin akan mendiagnosis kondisi ini sebagai HIV stadium 3 atau AIDS.
Gejala AIDS
-Penglihatan kabur
- Batuk kering
- Berkeringat, terutama di malam hari
- Muncul bintik-bintik putih di lidah dan mulut
- Sesak napas
- Pembengkakan kelenjar selama berminggu-minggu
- Diare, yang bahkan bersifat kronis
- Demam lebih dari 37 derajat Celsius, yang berlangsung selama berminggu-minggu
- Kelelahan ekstrem
- Penurunan berat badan yang drastis secara tiba-tiba
Share and Care
Trending
05 April 2026 - 21:06 wib
10 August 2023 - 12:55 wib
10 August 2023 - 10:17 wib
10 August 2023 - 10:13 wib
10 August 2023 - 10:10 wib