Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier hari ini bertandang ke Indonesia (Twitter:@jokowi)
SIAPBELAJAR.COM - Indonesia dan Jerman telah menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 1952. Berbagai kegiatan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik tersebut digelar, salah satunya adalah pameran seni kontemporer di Jerman yang menghadirkan seniman Indonesia.
Demikian bunyi tuit akun twitter resmi Presiden Joko Widodo @jokowi pada Kamis Malam (16/6/2022). Tuit tersebut dilengkapi dengan unggahan sbuah foto dirinya bersanding denngan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier yang bertandang ke Indonesia untuk kunjungan selama tiga hari.
"Kami melakukan pertemuan bilateral dan sepakat untuk meningkatkan kerja sama di sejumlah bidang, termasuk percepatan pengembangan sumber daya manusia." kata akun Presiden RI ke-7 tersebut.
Sejarah mencatat, bahwa hubungan Diplomatik Indonesia–Jerman dibuka secara resmi pada tahun 1952. Meski demikian hubungan Jerman dengan Indonesia merupakan hubungan persahabatan Jerman terlama dengan negara-negara di luar Eropa.
Baca juga: Asal Usul 16 Juni Dijadikan Hari Penyu Sedunia
Diungkapkan situs kemlu.go.id bahwa Istilah Indonesia, yang menjadi nama negara kita saat ini, ternyata dipopulerkan oleh orang Jerman. Pasalnya, Adolf Bastian dalam laporannya menyebut Hindia yang disambung dengan nesus kata bahasa Yunani berarti pulau.
Dan menurut catatan sejarah, hubungan dagang Jerman–Indonesia bisa ditelusuri sejak abad ke-19. Sebagai contoh tujuh tahun setelah Siemens didirikan di Jerman pada tahun 1854, Rumah Siemens sudah aktif di Surabaya.
Indonesia juga memainkan peranan dalam sejarah kesusasteraan dan seni Jerman pada abad ke-19. Pelukis Indonesia Raden Saleh (1807-1880) mengabadikan perkembangan seni di Dresden, Jerman secara signifikan.
Di masa kini, Sobat Siapbelajar.com bisa melihat peranan Alamarhum Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal sebagai BJ Habibie, yang merupakan presiden ketiga RI, beliau adalah sahabat baik Jerman.
Almarhum BJ.Habibie tercatat berkontribusi besar bagi hubungan Indonesia dan Jerman. Beliau juga disebut sebagai pejabat negara yang membangun jembatan hubungan antara kedua negara di mata masyarakat Jerman, seperti yang pernah dikatakan Stefan Dreyer, Direktur Goethe-Institut Indonesia.
Di Istana Kepresidenan, Bogor pada Kamis (16/7), Presiden Joko Widodo menyebut kunjungan Presiden Federasi Jerman Frank Walter Steinmeier ke Indonesia untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jerman.
Seniraga
Trending
Trending
Trending
Seniraga
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib