Waspada Begal Rekening dengan Modus Soceng

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655706443397_1655706452

Begal Rekening yang Kian Marak dengan Modus Soceng

SIAPBELAJAR.COM - Sahabat siapbelajar, aksi begal rekening dengan modus Social Engineering atau Soceng belakangan ini marak terjadi di Indonesia. Salah satu yang tengah viral adalah beredarnya informasi palsu di jejaring media sosial yang mengatasnamakan pihak bank.

Social engineering sendiri merupakan tindak kejahatan dengan memanipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data perbankan korban.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan setidaknya ada 4 modus yang perlu diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat agar terhindar dari kejahatan soceng atau begal rekening yang tengah merajalela. Berikut penjelasannya yang telah kami rangkum.

Baca juga: Sandiaga Uno Targetkan, Dua Juta Lapangan Kerja untuk Santri Digitalpreneur

1. Info Perubahan Tarif Transfer Bank

Modus ini dilakukan oleh penipu dengan berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban. Selanjutnya, penipu akan meminta korban mengisi link formulir yang berisi mengenai data pribadi seperti PIN, OTP dan password.

2. Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas

Belum lama ini terjadi tindak penipuan yang mengatasnamakan Bank BCA dengan berkedok tawaran menjadi nasabah prioritas untuk mengelabui korban.

Modusi ini dilakukan dengan cara menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan berbagai macam rayuan promosi. Selanjutnya, penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti Nomor Kartu ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan password.

3. Akun Layanan Konsumen Palsu

Sahabat siapbelajar, tentunya sering menjumpai akun layanan konsumen yang mengatasnamakan bank di media sosial. Akun ini biasanya muncul ketika nasabah menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan.

Penipu yang mengatasnamakan bank di media sosial ini akan mengarahkan nasabah untuk menghubunginya via direct message sebelum akhirnya mengarahkan nasabah ke website palsu untuk mengisi data pribadi seperti Nomor Kartu ATM, PIN, OTP dan password.

Untuk mencegah tindakan kejahatan seperti ini, ada baiknya sahabat siapbelajar memastikan dan mengecek kembali profil akun layanan bank tersebut serta pastikan akun tersebut memiliki tanda centang biru.

4. Tawaran Menjadi Agen Laku Pandai

Modus begal rekening lainnya adalah penipu menawarkan jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Biasanya penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Lebih lanjut, OJK menekankan jika petugas bank tidak akan meminta atau menanyakan data pribadi seperti Password, PIN, MPIN, dan OTP.

Untuk itu, pastikan cek kembali keaslian nomor telepon, akun media sosial, email, dan website bank agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Tetaplah berwaspada, sahabat siapbelajar!

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1655706443397_1655706452

Trending

Waspada Begal Rekening dengan Modus Soceng

SIAPBELAJAR.COM - Sahabat siapbelajar, aksi begal rekening dengan modus Social Engineering atau Soceng belakangan ini marak terjadi di Indonesia. Salah satu yang tengah viral adalah bereda