Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Ma’rup Amin Pimpin Pemerintahan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1656286779689_1656286828

Jokowi dan Ibu Negara bertolak ke Eropa

SIAPBELAJAR.COM – Mulai hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke empat negara, yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab. Minggu 26 Juni 2022.

Ada misi dan tujuan khusus dalam rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Jokowi ke empat negara tersebut yaitu untu kebaikan rakyat Indonesia

Jokowi akan terlebih dahulu mengunjungi Jerman untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sebelum kemudian memulai misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia.

Jokowi mengumumkan kabar kunjungan ke luar negerinya itu melalui konferensi pers virtual di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: PMK Tak Kunjung Reda, Kemenag Terbitkan Panduan Kegiatan Idul Adha Tahun Ini

Konferensi pers virtual itu berlangsung tepat sebelum Jokowi akan lepas landas bersama rombongan terbatas di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten pagi hari ini.

“Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” ucapnya.

Misi Perdamaian

Agendanya selepas berkunjung ke Ukraina, Jokowi akan menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengusung misi perdamaian yang sama, dan akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan menghentikan perang.

“Sekali lagi, dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang” tuturnya.

Dari Rusia, Jokowi kemudian akan berkunjung ke Persatuan Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab.

Presiden memandang kunjungannya ini penting, bukan hanya untuk Indonesia, melainkan juga untuk negara-negara berkembang lain.

“Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrim dan kelaparan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi memastikan bahwa selama ia melakukan lawatan ke luar negeri, roda pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil President Ma’ruf Amin.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687065646010_1687065674

Seniraga

Final Indonesia Open 2023 : Mampukah Antony Ginting Kembali Menaklukan Viktor Axelsen?

Mediana.id - Jakarta, 18 Juni 2023 - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2023, turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berlangsung di I
1663714011222_1663714115

Trending

Ketua Umum PGRI Temui Presiden Jokowi Bahas RUU Sisdiknas

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari ini Selasa 20
1663333953207_1663333979

Trending

Jokowi Instruksikan Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pemerintah

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Jokowi mengintruksikan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pemerintah. Instruksi ini ditujukan keseluruh Menteri Kabinet Indonesia maju, Sekretaris Kabinet, Kepala staf ke
1662208904495_1662208936

Trending

PBNU Sentil Pemerintah atas Kenaikan Harga BBM

SIAPBELAJAR.COM - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyoroti alasan pemerintah menaikkan harga BBM yang selalu sama selama 15 tahun. "Yang kami sesalkan selama
1661908086097_1661908107

Seniraga

Jokowi Resmi Luncurkan Papua Football Academy

SIAPBELAJAR.COM -  Presiden Joko Widodo berharap, Papua Football Academy yang baru diluncurkan dapat mencetak legenda-legenda sepak bola dari tanah Papua. Ia menyebutkan, selama ini Papua telah m