Tradisi Belajar di Ponpes Barkatul Huda Tasikmalaya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
IMG-20220605-WA0084_1656893642

KH. Enjang Misbah Bersama Menantunya Kang Ajengan Ade Yusuf

SIAPBELAJAR.COM - Tidak hanya terkenal sebagai penghasil buah salak yang rasanya khas di lidah. Manonjaya, daerah timur Kabupaten Tasikmalaya ini juga dikenal sebagai destinasi para calon santri untuk belajar ilmu kepesantrenan

Di setiap ajaran barunya ribuan orang dari berbagai wilayah di Indonesia datang ke Manonjaya untuk belajar dan mondok. Salah satu pesantren yang menjadi tujuan para calon generasi insani ini adalah Pondok Pesantren Barkatul Huda di Kampung Cihanyang, Desa Pasirpanjang, Manonjaya, Tasikmalaya. Cabang ke 437 Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya  Jawa Barat

Baca jugaPendaftaran PPG Prajabatan 2022 Diperpanjang

Sebagaimana induknya, Barkatul Huda merupakan pesantren tradisional yang berkembang dengan pendidikan Kitab Kuning sebagai ciri khas ajarnya

Pesantren Barkkatul Huda didirikan oleh KH. Enjang Misbah pada 13 Agustus 1987 beserta istrinya Hj. Elin. Dari mula pesawahan yang jauh dari pemukiman, Barkatul Huda kini berdiri kokoh membawa keberkahan bagi masyarakat sekelilingnya.

Model pendidikan Pesantren Barkatul Huda adalah perpaduan tradisional dan modern. Mengaji Kitab Kuning atau kegiatan sorogan dan tafsir merupakan kegiatan keseharian para santrinya

Pendidikan di Pesantren Barkatul Huda dibagi empat tahap. Tingkat Ibtida merupakan fase awal santri belajar, mulai kelas satu hingga tiga, selanjutnya tingkat Tsanawi terdiri dari kelas 1 sampai 3 dan Tingkat Mahadul Ali dimulai kelas 1 sampai 3, dari ketiga tingkatan tersebut pendidikannya berjenjang. Lama pendidikan dari kelas satu sampai kelas selanjutnya adalah 6 bulan atau semester

“Setelah itu, satu tingkatan lagi yang harus ditempuh santri di Pesantren Barkatul Huda yaitu Khodimul Ma’had. Jenjang pengabdian” Kata Ade Yusuf (36), menantu KH. Enjang Misbah juga pengurus dan dewan guru di sana

Pembinaan dan Pengabdian

Pengabdian pada guru dan almamaternya merupakan sebuah kehormatan bagi santri. Fase ini tidak hanya dilakukan saat mereka bersetatus santri, setelah menjadi alumni pun hal tersebut tetap dilaksanakan.

Disampaikan Ade Yusuf, pengabdian mereka sama tapi beda cara. Pengabdian santri terfokus di internal pesantren, sedangkan pengabdian para alumni yaitu mengamalkan ilmu di lingkungan tempat mereka berada

Begitupun Tanggungjawab lembaga, diungkapkan Kang Ade (panggilan akrab penulis ke Ade Yusuf), Pendidikan dan pembinaan terus dilaksanakan walaupun para santri sudah berada di luar pondok. Kesibukan para alumni tidak membuat keduanya putus, ada waktu-waktu yang sudah terjadwal dimana mereka harus berkumpul, bersilaturahmi sekaligus belajar.

“Melalui wadah silaturahmi di Himpunan Alumni Barkatul Huda (HABARDA) kita senantiasa terus berkomunikasi, saling menasehati, memperhatikan satu sama lainnya, dan tentunya bimbingan dari lembaga tidak putus” kata Kang Ade

Alumni Pesantren Barkatul Huda kini sudah mencapai 8000 orang lebih, mereka tersebar di berbagai pelosok negeri ini bahkan dari luar negeri, profesi mereka pun berbeda-beda dari seorang ulama, pendidik, pengusaha, mahasiswa dan lainnya. Dari sekian banyak alumni, 124 sudah mempunyai pesantren dan 300 orang sebagai pengelola majelis taklim.  

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1682466602020_1682466660

Trending

4 Tempat Wisata Paling Hits di Tasikmalaya Saat Libur Lebaran

SIAPBELAJAR.COM -  Hallo Bosku, apa kabar gimana kabarnya semoga sehat selalu dan semangat di momen lebaran tahun ini.Team siapbelajar.com akan kasih rekomendasi tempat wisata yang ada di Tasikma
1687177552135_1687177564

Saintek

SMA Putra Darut Tauhid Gelar Pendampingan Sistem Digitalisasi

Mediana.id - SMA Putra Darut Tauhid menggelar pendampingan sistem digitalisasi 14 Juni 2023. Kegiatan ini diikuti oleh PIC dari SMA Putra Darut Tauhid, Bapak Nurdin, tim, dan staf-staf dari SMA Putra
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3
1674947710937_1674947806

Saintek

Wagub Uu Ruzhanul: Forum Pembina OSIS Berperan dalam Pembangunan Karakter

SIAPBELAJAR.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Pelantikan Pengurus Forum Pembina OSIS SMP/MTs Masa Bakti 2023-2026, Ikatan Keluarga OSIS Kabupaten Tasikmalaya di Gedung