MSIB Tawarkan 36 Ribu Lowongan Magang di 128 Perusahaan Ternama

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657447684077_1657447700

MSIB Fair 2022

SIAPBELAJAR.COM - Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) kembali membuka pendaftaran peserta angkatan ke-3 bagi 40.000 mahasiswa. Sebanyak 36.203 lowongan dibuka dengan melibatkan 128 mitra baik perusahaan maupun institusi. 

Kepala Program MSIB, Tutus Kusuma, memaparkan dalam MSIB angkatan ke-3 pihaknya membuka 11.967 program magang dan 24.236 program studi independen. Lalu, 1.769 posisi magang dan 139 proyek studi independen.

“Nantinya akan ada 3.679 mentor dalam MSIB Angkatan ke-3 ini dan juga melibatkan 12 Kementerian/Lembaga, 9 BUMN, serta 7 yayasan,” kata Tutus dalam MSIB Fair: Road to Festival Kampus Merdeka, dikutip dari laman ugm.ac.id, Rabu, 6 Juli 2022.

MSIB Fair berlangsung dua hari pada 5-6 Juli 2022 di GSP UGM. Sebanyak 25 perusahan mitra dari berbagai sektor, antara lain perusahan teknologi, startup, BUMN, hingga Kementerian hadir dalam pameran itu. 

Mitra diberikan kesempatan terkait program yang ditawarkan bagi mahasiswa. Tutus menyebut mahasiswa nantinya dapat memilih program yang akan diikuti. 

Dalam program magang sebagian besar dilaksanakan luring dan didorong menerima mahasiswa lokal. Sementara itu, studi independen dirancang bisa diikuti seluruh mahasiswa dengan prioritas pada skill teknologi digital.

Baca juga: Kunjungi UGM, Presiden Jerman Jalin Kerjasama di Bidang Geologi

“Tantangan saat ini, program MSIB dua angkatan trennya memang naik, tapi hanya berpusat di Pulau Jawa. Harapannya nanti bisa mengakomodasi mahasiswa di daerah Indonesia Timur dan Indonesia Utara,” ucap dia. 

Kegiatan MSIB dapat diikuti mahasiswa program sarjana minimal semester lima. Kemudian mahasiswa vokasi minimal semester 3 untuk program D2, semester empat untuk program D3, dan semester lima untuk program D4.

Mencetak Mahasiswa Berkualitas

Plt Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, menyampaikan MSIB merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan Kemendikbudristek.

Program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar kampus bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan memperkuat kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kiki mengatakan perguruan tinggi dituntut mampu bergerak cepat menghadapi dinamika sosial, ekonomi, lingkungan, dan teknologi yang sangat cepat.

Perguruan tinggi diharapkan bisa melakukan berbagai transformasi untuk menghasilkan lulusan kompeten dan adaptif menghadapi situasi yang sangat dinamis.

“Program ini memberikan kemampuan, kompetensi, dan bekal bagi mahasiswa di kemudian hari. Karenanya kami tunggu partisipasi mahasiswa mengikuti program ini,” kata dia. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686406633862_1686406686

Ekonomi

Magang OPOP 2023 Dibuka Secara Virtual Wakil Gubernur Jabar: Bangun Jaringan yang Kuat

Mediana.id - Program One Pesantren One Product (OPOP) 2023 kembali membuka pelatihan dan magang bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 2.174 pes
1667881368480_1667881368

Saintek

Bantuan Dana untuk Program Magang di Norwegia

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan Norwegia telah mengumumkan bahwa dana sebesar NOK 50 juta atau setara Rp 76,5 miliar telah dialokasikan ke 17 Institusi Pendidikan Tinggi di Norwegia, terma
1664336721506_1664336799

Saintek

UGM Jadi Kampus Terbaik di Program Kreatifitas Mahasiswa 2022

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai peraih pendanaan dan insentif PKM terbanyak tahun 2022.Dikutip dari la
1664122207203_1664122241

Trending

Prilly Latuconsina Bakal Jadi Dosen Tamu di UGM Pekan Depan

SIAPBELAJAR.COM- Prilly Latuconsina dijadwalkan menjadi dosen tamu di Universitas Gadjah Mada (UGM) pekan depan.Artis 25 tahun itu tergabung dalam program praktisi mengajar Kementerian Pendidikan, Keb
1664164379941_1664164488

Trending

Mahasiswa UGM Ciptakan G-Ber, Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan prototipe alat pendeteksi kekeroposan pada pohon yang diberi nama G-Ber.Alat ini dikembangkan dengan memanfaatka