SIAPBELAJAR.COM - Menyantap hidangan daging sapi maupun kambing saat Idul Adha memang nikmat.
Para ahli memperingatkan makan terlalu banyak daging merah, baik itu sapi, kambing atau domba bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Meskipun mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar dapat menyebabkan kolesterol tinggi, kanker, penyakit jantung, atau diabetes, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya dalam jumlah sedang.
Menjaga Kolesterol
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa orang yang kebanyakan makan daging, baik itu sapi, kambing, hingga ayam dan unggas lainnya setidaknya memiliki risiko 30% lebih mudah terkena kanker.
Baca juga: Kolaborasi Mural dengan Disney Indonesia di Terowongan Kendal
Seseorang dengan kolesterol tinggi juga berpeluang terkena kanker. Berikut tips menjaga kolesterol saat Idul Adha.
1. Batasi Makan Daging
Tips mudah menjaga kolesterol saat Idul Adha adalah dengan membatasi makan daging.
Membatasi bukan berarti tidak boleh, hanya saja Anda perlu mengontrol jumlah daging yang masuk ke tubuh agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.
2. Konsumsi Buah dan Sayur
Selain membatasi makan daging, Anda juga harus mengonsumsi buah dan sayur untuk menjaga kolesterol tetap rendah.
Buah dan sayur punya kandungan serat yang tinggi sehingga bisa menyerap lemak dari daging yang sebelumnya Anda konsumsi.
3. Hindari Minuman Bersoda
Jika Anda memilih untuk makan daging saat Idul Adha, sebaiknya hindari minuman bersoda. Makan daging dan minum minuman bersoda adalah kombinasi yang buruk untuk kesehatan.
Anda. Sebagai gantinya, Anda bisa coba minum teh hijau agar tubuh lebih sehat dan kadar kolesterol tetap terjaga.
Dampak pada Kesehatan
Idul Adha yang identik dengan banyak olahan makanan daging jangan sampai membuat Anda kalap.
Terlalu banyak makan daging tak baik untuk kesehatan. Berikut bahaya makan daging terlalu banyak.
1. Kolesterol Naik
Daging mengandung banyak lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Daging sapi juga mengandung lemak, jadi Anda harus mengukur konsumsi makanan satu ini. Kolesterol yang naik bisa memicu berbagai penyakit, seperti stroke dan jantung.
2. Meningkatkan Risiko Sakit Kepala
Bahaya terlalu banyak makan daging selanjutnya adalah sakit kepala, seperti migrain atau sakit kepala yang lebih parah lainnya. Ini terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi. Jika tidak segera ditangani, sakit kepala ini bisa menimbulkan masalah kesehatan serius seperti stroke.
3. Bau Mulut
Terakhir, terlalu banyak makan daging bisa meningkatkan bau mulut karena daging sapi melepaskan zat ketones. Zat ketones ini yang kemudian meningkatkan bau mulut karena terjadi peradangan di dalam tubuh. Bahkan, zat ketones juga bisa merusak fungsi organ-organ di dalam tubuh.
Selain itu, terlalu banyak makan daging sapi menyebabkan laju peradangan semakin cepat dan bisa menimbulkan kerusakan di sel-sel mulut yang menjadi pemicu bau mulut.
Baca juga: MSIB Tawarkan 36 Ribu Lowongan Magang di 128 Perusahaan Ternama
Religi
Religi
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib