Fenomena Supermoon Kembali Terjadi! Ayo Keluar Rumah Malam ini jika Langit Cerah!

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657714612586_1657714762

Supermoon, fenomena ketika bulan tampak lebih besar, terang, dan dekat dari biasanya.

SIAPBELAJAR.COM - Jika kebetulan langit cerah di sekitarmu, coba pandangi langit malam ini! Di sana kamu akan mendapati bulan terlihat lebih terang dan besar seperti yang Siapbelajar.com saksikan malam ini di lokasi 4 kilometer dari arah Timur Gunung Galunggung, Tasikmalaya Jawa Barat.

Itulah fenomena alam yang diberi istilah Supermoon, fenomena yang kembali terjadi pada Rabu,13 Juli 2022 pukul 5 pagi EDT (Wilayah Amerika dan sekitarnya) atau sekitar pukul 16.00 WIB. 

Peristiwa ini merupakan fenomena dimana jarak bulan berada dalam titik terdekat dengan bumi (Perigee), mencapai sekitar 357.264 km. 

Melansir space.com (11/7) fenomena Supermoon akan kembali terjadi 10 jam sebelum bulan purnama terbit. Meskipun, secara teoritis bulan purnama hanya akan berlangsung secara sesaat, momen tersebut tidaklah terlihat oleh pengamatan biasa, dan bulan akan tampak cerah dan purnama pada Selasa dan Kamis malam (12 Juli dan 14 Juli), di mana sebagian bulan akan berada pada titik penuhnya

Baca Juga: Berkat Google Maps Seorang Pria Lolos dari Tilang Polisi

Jadi, ketika bulan bersinar di lingkunganmu pada Rabu malam, Space.com mengatakan Apa yang Anda lihat bukanlah bulan purnama, tetapi bulan yang memudar, di mana bulan tersebut sudah berjam-jam melewati tahap iluminasi penuhnya. 

Namun, hampir semua surat kabar, radio, dan stasiun TV akan mendesak masyarakat untuk keluar malam itu dan menyaksikan tontonan "langka" dari bulan purnama terbesar atau yang biasa paling terang tahun ini.

Istilah yang Tak Ada Sebelumnya

Istilah Supermoon yang sebenarnya tidak diketahui oleh sebagian besar orang sejak lebih dari satu dekade yang lalu.

"Apa yang selalu agak menakjubkan bagi saya adalah cara orang-orang menjadi gila ketika mereka mendengar tentang pengumuman supermoon yang akan datang. Dua hal yang selalu diungkapkan adalah bahwa bulan purnama khusus ini "akan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang dari biasanya." kata Joe Rao is Space.com's skywatching columnist.

Menurut Rao, kenyataannya adalah bahwa supermoon tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang tidak dibandingkan dengan bulan purnama pada jarak rata-rata mereka dari Bumi.

Dibandingkan dengan bulan purnama di dekat jarak terjauh mereka dari Bumi (apogee). Bulan purnama yang jauh seperti itu juga dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai "bulan mikro" atau "bulan mini".

Baca Juga: Disrupsi Teknologi Pengaruhi Dunia Pendidikan, Nadiem: Adaptasi dan Berinovasi.

Apa Itu Supermoon?

Supermoon adalah fenomena ketika bulan tampak lebih besar, terang, dan dekat dari biasanya, hal ini terjadi karena bentuk orbit terhadap bumi bukan bulat, melainkan elips. Jadi, muncul titik terjauh (apogee) dan titik terdekat (perigee) antara bulan dengan bumi.

Saat fenomena supermoon, bulan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan ketika berada di apogee atau titik terjauh dari bumi.

NASA melaporkan, apogee atau titik terjauh bulan memiliki jarak rata-rata 405.000 km dari bumi. Sementara, perigee atau titik terdekat bulan ada di jarak rata-rata 363.000 km dari bumi.

Pada perigee atau titik terdekat tersebut bulan berada di posisi paling dekat dengan bumi. Itu membuat bulan terlihat lebih besar, terang, dan dekat dari saat dilihat dari langit malam. Jadi, itulah mengapa fenomena ini disebut dengan supermoon.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1657714612586_1657714762

Trending

Fenomena Supermoon Kembali Terjadi! Ayo Keluar Rumah Malam ini jika Langit Cerah!

SIAPBELAJAR.COM - Jika kebetulan langit cerah di sekitarmu, coba pandangi langit malam ini! Di sana kamu akan mendapati bulan terlihat lebih terang dan besar seperti yang Siapbelajar.com saksikan mala
1655113705348_1655113756

Saintek

Indonesia Akan Mengalami Fenomena Alam Langka yang Akan Terjadi Pada 14 Juni – 14 Juli 2022

SIAPBELAJAR.COM - Dalam waktu dekat ini, masyarakat indonesia akan mengalami 3 fenomena alam yang akan terjadi pada 14 Juni – 14 Juli 2022.Yang akan kita lihat ini yaitu  Purnama Rusa Super, P