Ketahui Daftar Pahlawan Nasional Jadi Gambar Uang Rupiah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657807737780_1657807760

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta, menjadi gambar utama pada bagian depan uang Rp 100 ribu.

Keppres itu diteken Jokowi pada 6 Juli 2022. Berikut daftar gambar pahlawan nasional yang ditetapkan sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI sebagaimana dijelaskan di Pasal 1:

Baca juga: Kemenag Ajak Akademisi dan Peneliti Himpun Riset Jaminan Produk Halal

1. Soekarno-Hatta

Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah).

2. H. Djuanda Kartawidjaja

Gambar Pahlawan Nasional Ir H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).

3. G.S.S.J. Ratulangi

Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 20.000,00 (dua puluh ribu rupiah).

Baca juga: Jokowi Ajak Pelaku UMKM Ajukan Pinjaman KUR 

4. Frans Kaisiepo

Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah).

5. K.H. Idham Chalid

Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 5.000,00 (lima ribu rupiah).

6. Mohammad Hoesni Thamrin

Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 2.000,00 (dua ribu rupiah).

7. Tjut Meutia

Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pecahan Rp 1.000,00 (seribu rupiah).

Keppres itu menjelaskan bahwa penggunaan gambar dan nama pahlawan nasional itu telah mendapat persetujuan dari ahli waris masing-masing pahlawan nasional.

Penggunaan gambar dan nama pahlawan nasional ini dijelaskan untuk penerbitan Rupiah kertas NKRI tahun emisi 2022.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687065646010_1687065674

Seniraga

Final Indonesia Open 2023 : Mampukah Antony Ginting Kembali Menaklukan Viktor Axelsen?

Mediana.id - Jakarta, 18 Juni 2023 - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2023, turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berlangsung di I
1663714011222_1663714115

Trending

Ketua Umum PGRI Temui Presiden Jokowi Bahas RUU Sisdiknas

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari ini Selasa 20
1663333953207_1663333979

Trending

Jokowi Instruksikan Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pemerintah

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Jokowi mengintruksikan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pemerintah. Instruksi ini ditujukan keseluruh Menteri Kabinet Indonesia maju, Sekretaris Kabinet, Kepala staf ke
1662208904495_1662208936

Trending

PBNU Sentil Pemerintah atas Kenaikan Harga BBM

SIAPBELAJAR.COM - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyoroti alasan pemerintah menaikkan harga BBM yang selalu sama selama 15 tahun. "Yang kami sesalkan selama
1661908086097_1661908107

Seniraga

Jokowi Resmi Luncurkan Papua Football Academy

SIAPBELAJAR.COM -  Presiden Joko Widodo berharap, Papua Football Academy yang baru diluncurkan dapat mencetak legenda-legenda sepak bola dari tanah Papua. Ia menyebutkan, selama ini Papua telah m