Kominfo Siapkan Super Apps untuk Layanan Pemerintah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657896483775_1657896597

Ilustrasi: Super Apps

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Kominfo, Johnny G. Plate mengatakan saat ini masyarakat masih mengakses layanan publik melalui aplikasi terpisah. Setidaknya ada sebanyak 24.000 aplikasi pemerintah yang di jalankan oleh masing-masing instansi. Menurut Johnny hal itu tidak efisien. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Kominfo akan menyiapkan satu aplikasi super alias "super apps" yang dapat mencakup pelayanan publik di Indonesia.

Menurut Johnny, aplikasi pemerintah yang digunakan saat ini terlalu banyak, tidak efisien dan cenderung bekerja masing-masing.

Oleh karena itu, diperlukan super apps untuk memudahkan komunikasi lintas instansi agar terintegerasi dalam satu sistem yang sama.

"Jadi, super apps tersebut bertujuan mencegah duplikasi aplikasi-aplikasi sejenis dari berbagai kementerian atau lembaga. Oleh karena itu, perlu kerjasama dari setiap sektor pemerintahan untuk mewujudkan super apps yang handal dan terpadu," papar Johnny, Rabu (13/7).

Ia juga menyampaikan, paling tidak hanya butuh 8 aplikasi yang terintegrasi dalam satu sistem yang sama.

Baca juga: Depok Diusulkan Masuk Wilayah Jakarta

Mencegah Duplikasi Aplikasi Serupa

Super apps ini diharapkan mampu mencegah duplikasi aplikasi sejenis dari berbagai kementerian dan lembaga. Pihaknya juga tengah menyiapkan roadmap dari super apps pemerintah.

"Kita perlu menata ulang untuk menghasilkan satu super aplikasi Indonesia. Paling tidak, cukup hanya delapan aplikasi yang terintegrasi. Ini sedang kita siapkan dalam roadmap Kementerian Kominfo," kata Johnny.

Johnny juga meyakini peleburan 24.000 aplikasi pemerintah ini dapat menghemat anggaran negara hingga puluhan triliun. 

"Dari jumlah tersebut, pelan-pelan kita mulai shutdown dan pindahkan. Saya meyakini, efisiensinya akan lebih tinggi dari intervensi fiskal yang Ibu Sri Mulyani keluarkan saat ini. Puluhan triliun hematnya, kalau itu bisa dilakukan, luar biasa untuk kita," jelas Johnny.

Disamping itu, pemerintah juga akan membangun empat pusat data berbasis cloud untuk mewujudkan efisiensi dalam pengelolaan pusat data.

"Pusat data yang pertama akan dibangun di dekat ibu kota negara saat ini, di Jabodetabek. Mudah-mudahan bulan depan bisa kita lakukan ground breaking sehingga bisa langsung digunakan di tahun 2024 nanti pada saat selesai dibangun," pungkas Johnny.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1675088369419_1675088382

Trending

Tiktok Resmi Take Down Konten Mandi Lumpur

SIAPBELAJAR.COM - Setelah muncul banyak kontroversi di masyarakat, TikTok Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghapus konten mandi lumpur. Tiktok resmi take down konten vi
1662095697904_1662095722

Trending

1,3 Miliar Data Kartu SIM Diduga Bocor

SIAPBELAJAR.COM - Kasus Kebocoran data kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, 1,3 miliar data kartu SIM diduga bocor dijual oleh seorang hacker bernama Bjorka di forum Breachforums (breached.co). Hal
1660387456778_1660387673

Saintek

Satelit Starlink Mulai Beroperasi di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Internet satelit Starlink sudah mulai digunakan di Indonesia. Namun, penggunaan internet ini masih sangat terbatas karena belum menjangkau keseluruhan wilayah dan hanya digunakan
1659521003301_1659521044

Trending

Kominfo Buka Blokir STEAM, CS GO, DOTA dan Yahoo

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian komunikasi dan informatika (Kominfo) telah membuka pemblokiran steam, CS GO, Dota dan Yahoo pada selasa (2/8)."Kementrian Kominfo telah berhasil berkomunikasi dengan peng
1659401689530_1659401836

Trending

Gaduh Skenario Blokir Permanen PayPal.

SIAPBELAJAR.COM - PayPal merupakan platform pembayaran yang banyak digunakan masyarakat untuk transaksi internasional. Penggunaan PayPal cukup beragam mulai dari transaksi e-commerce yang berada di