SIAPBELAJAR.COM – Beberapa daerah di Indonesia belakangan ini dilanda banjir. Setelah kabar banjir Garut yang masih menyisakan Pekerjaan Rumah dan di sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta. Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pun tak luput diterjang banjir bandang, pada Jumat malam (15/7).
Akibatnya, puluhan kolam ikan dan sekira 3 hektare lahan pesawahan rusak parah akibat tertimbun lumpur. Warga kampung Naga pun dikabarkan sempat panik dengan kejadian ini.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Garut pada Jumat Malam
Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari sejak Kamis (14/7) mengguyur Kabupaten Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur lainnya memicu tingginya debit air di sungai-sungai setempat. Pun demikian dengan air Sungai Ciwulan yang juga meluap.
Secara geografis, lokasi Kampung Naga cukup dekat dengan Daerah Aliran Sungai Ciwulan, menyebabkan luapan air menggenangi hektaran sawah dan puluhan kolam ikan. Banjir juga mengakibatkan jalan dan jembatan tertutup lumpur.
Baru Pertama Kali Terjadi
Kuncen Kampung Naga mengatakan, banjir bandang di Kampung Naga baru kali ini terjadi, hal inilah yang membuat Masyarkat Kampung Naga menjadi panik, karena banjir tidak pernah terjadi di kampung mereka sebelumnya. Dan hingga kini warga masih khawatir akan terjadi banjir susulan.
"Saluran pipa air bersih untuk warga dan tempat ibadah sepanjang 100 meter dan termasuk sling baja terputus akibat terseret banjir. Selain itu ada sekitar 3 hektar sawah dan puluhan kolam ikan tertimbun lumpur," kata Ade Suherlin, Kuncen Kampung Naga.
Menurutnya, banjir bandang diduga akibat perluasan lahan perkebunan di bagian hulu dan pendangkalan Sungai Ciwulan.
"Saat banjir bandang terjadi, tinggi luapan Sungai ciwulan sekitar 3 meter," kata dia. "Genangan air banjir hanya sampai halaman Kampung Naga," imbuhnya.
Warga Kampung Naga pun sedang berusaha membenahi kampungnya kembali dengan bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir bandang. Belum diketahui kerugian materi akibat terjadinya banjir tersebut.
Trending
Trending
Saintek
Saintek
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib