Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat Diterjang Banjir Diduga Akibat Perluasan Lahan Perkebunan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1658063957124_1658064043

Kampung Naga setelah diterjang banjir bandang

SIAPBELAJAR.COM – Beberapa daerah di Indonesia belakangan ini dilanda banjir. Setelah kabar banjir Garut yang masih menyisakan Pekerjaan Rumah dan di sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta. Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pun tak luput diterjang banjir bandang, pada Jumat malam (15/7).

Akibatnya, puluhan kolam ikan dan sekira 3 hektare lahan pesawahan rusak parah akibat tertimbun lumpur. Warga kampung Naga pun dikabarkan sempat panik dengan kejadian ini.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Garut pada Jumat Malam

Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari sejak Kamis (14/7) mengguyur Kabupaten Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur lainnya memicu tingginya debit air di sungai-sungai setempat. Pun demikian dengan air Sungai Ciwulan yang juga meluap.

Secara geografis, lokasi Kampung Naga cukup dekat dengan Daerah Aliran Sungai Ciwulan, menyebabkan luapan air menggenangi hektaran sawah dan puluhan kolam ikan. Banjir juga mengakibatkan jalan dan jembatan tertutup lumpur.

Baru Pertama Kali Terjadi

Kuncen Kampung Naga mengatakan, banjir bandang di Kampung Naga baru kali ini terjadi, hal inilah yang membuat Masyarkat Kampung Naga menjadi panik, karena banjir tidak pernah terjadi di kampung mereka sebelumnya. Dan hingga kini warga masih khawatir akan terjadi banjir susulan.

"Saluran pipa air bersih untuk warga dan tempat ibadah sepanjang 100 meter dan termasuk sling baja terputus akibat terseret banjir. Selain itu ada sekitar 3 hektar sawah dan puluhan kolam ikan tertimbun lumpur," kata Ade Suherlin, Kuncen Kampung Naga.

Menurutnya, banjir bandang diduga akibat perluasan lahan perkebunan di bagian hulu dan pendangkalan Sungai Ciwulan.

"Saat banjir bandang terjadi, tinggi luapan Sungai ciwulan sekitar 3 meter," kata dia. "Genangan air banjir hanya sampai halaman Kampung Naga," imbuhnya.

Warga Kampung Naga pun sedang berusaha membenahi kampungnya kembali dengan bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir bandang. Belum diketahui kerugian materi akibat terjadinya banjir tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1682466602020_1682466660

Trending

4 Tempat Wisata Paling Hits di Tasikmalaya Saat Libur Lebaran

SIAPBELAJAR.COM -  Hallo Bosku, apa kabar gimana kabarnya semoga sehat selalu dan semangat di momen lebaran tahun ini.Team siapbelajar.com akan kasih rekomendasi tempat wisata yang ada di Tasikma
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3
1674947710937_1674947806

Saintek

Wagub Uu Ruzhanul: Forum Pembina OSIS Berperan dalam Pembangunan Karakter

SIAPBELAJAR.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Pelantikan Pengurus Forum Pembina OSIS SMP/MTs Masa Bakti 2023-2026, Ikatan Keluarga OSIS Kabupaten Tasikmalaya di Gedung
1674430127382_1674430116

Trending

Proyek Tol Getaci Bikin Tegang, Warga Tasikmalaya Minta Penambahan Pintu Tol

SIAPBELAJAR.COM – Rencana proyek pembangunan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau tol Getaci, baru-baru ini ramai dengan adanya ketegangan warga Kabupaten Tasikmalaya untuk menambah pintu tol di wi